Cara Bermain Kartu Remi Untuk Pemula

Kartu remi, permainan kartu dimana kepopulerannya sudah sangat mendunia dan sudah ada sejak zaman dahulu. Kartu remi adalah permainan yang penuh dengan taktik dan yang pastinya permainan yang satu ini juga sangat bergantung pada keberuntungan. Asal mula dari permainan kartu remi ini sendiri pernah menjadi sebuah perdebatan yang sangat panjang. Dimana dari sebagian besar orang mereka menyetujui, bahwa kartu remi ini sendiri merupakan sebuah permainan yang berasal dari negara Tiongkok. Untuk pendapat tersebut bukanlah sebuah hal yang mengada-ada atau tanpa berdasarkan dengan sebuah fakta. Dari pendapat tersebut, berdasarkan dengan kertas yang saat itu dipakai untuk permainan kartu remi. Dimana pada zaman dulu, negara yang sudah memiliki percetakan kertas sendiri hanyalah negara tiongkok, inilah yang mendasari para pemikir. Bahwa permainan kartu remi ini berasal dari negara tiongkok dan yang memperkenalkannya yaitu orang-orang tiongkok sendiri yang berdagang ke seluruh belahan dunia. 

Cara Bermain Kartu Remi

Kartu remi di agen bola yang sebenarnya merupakan sebuah permainan kartu mengenai menang dan kalah, tanpa adanya mempertaruhkan sesuatu, tetapi seiring dengan perkembangan zaman, permainan kartu remi ini sendiri menjadi permainan yang diperkenalkan sebagai sebuah komponen atau alat dalam perjudian. 

Permainan Kartu Remi

Permainan kartu remi ini sendiri biasanya akan dimainkan apabila anggora dalam permainan telah mencapai 2 hingga 4 orang. Kartu yang nantinya akan dikocok kemudian dibagikan kepada masing-masing pemain, dan dengan masing-masing pemain akan mendapat 7 kartu di awal mula permainan. untuk cara bermainnya dimana, para pemain harus bisa membuat kartu dengan jenis yang sama mulai dari 2 hingga 10 paling sedikit tiga deret yang sama. Contohnya 2 3 4 kartu love, lau kartu J Q K atau kartu dengan angka lain yang sama seperti 8 8 8. Untuk joker in sendiri dapat digunakan untuk menggantikan angka apapun, inilah keistimewaan dari kartu joker dalam permainan kartu remi. Di setiap angka dalam permainan kartu remi ini mempunyai nilai yang sama dengan nilai kartu. Untuk kartu yang isi angka biasanya mempunyai nilai dengan angka 5, kartu yang mempunyai nilai As dalam kartu remi ini sendiri maka akan mendapat nilai 15, sedangkan untuk kartu dengan urutan J Q K mempunyai nilai 10. 

Cara Untuk Bermain Kartu Remi

Permainan ini bisa dimulai dengan mengambil kartu yang biasanya ada dalam permainan, apabila tidak menginginkan kartu tersebut maka nantinya pemain akan bisa memilih kartu dari tangan dan bisa langsung membuangnya, hal ini bisa dilakukan secara bergantian dengan pemain yang lainnya. Ssudah pemain nanti nya selesai mengambil kartu dimanapun, pemain jug harus membuang satu kartu. Dalam pengambilan kartu, pemain juga bisa bebas memilih dan bebas mengambil kartu yang ada di bagian mana. Di permainan kartu yang ada di tempat pembuangan. Pengambilan kartu dan pembuangan kartu remi mempunyai syarat. Pertama, setelah kalian nantinya mengambil kartu di tempat pembuangan, kartu ini harus jadi nantinya. Apabila kartu tersebut tidak jadi, maka akn diberikan sebuah kesempatan untuk mengambil kartu yang lainnya di tempat pembuangan maksimal 7 kali dalam permainan. Dilarang membuang kartu joker karena bisa mengakhiri permainan yang ada di sesi ini. Untuk kalian yang masih belum bisa memahami dengan trik dan teknik main kartu tanpa kalah. Terdapat banyak trik dan teknik simpel yang akan membuat kalian memperoleh kemenangan dalam permainan remi ini. 

Main Dengan Geser Meja

Untuk menghindari sebuah kekalahan dalam bermain kartu remi, salah satu trik yang bisa kalian gunakan yaitu dengan teknik pindah-pindah meja. Ini adalah salah satu trik bahkan sebuah taktik yang tentunya bisa memberi sebuah keringan kalian untuk bisa menang, Dengan beralih menjadi bisa menjadi sebuah trik dan taktik permainan kalian yang tentunya semakin lebih aman, bahkan akan sulit untuk dibaca oleh lawan. Klain sebaiknya bisa menggeser meja karena terkadang tempat duduk bisa mempengaruhi kemenangan dan keberuntungan para pemain. 

Bluffing

Dengan taktik menggertak atau yang disebut sebagai bluffing ini merupakan sebuah teknik yang nantinya bisa menjadi salah satu diantara alternatif untuk bisa mencapai sebuah kemenangan dengan mudah. Hal ini juga tentu akan memudahkan kalian untuk memperoleh keuntungan dalam betting. Bila memang kalian bisa melakukan teknik ini. lebih baik bila kalian tahu waktu yang tepat saat melakukannya. Karena tidak sedikit orang yang menggunakan teknik ini tetapi mereka malah menerima sebuah kekalahan karena kurangya perhitungan yang matang.

Bagian Akhir Permainan

  • Permainan yang nantinya harus bisa berakhir apabila kartu yang ada dalam permainan sudah habis atau terdapat satu pemain yang closed card.
  • Apabila permainan yang nantinya berakhir karena kartu yang ada dalam permainan sudah habis, maka akan dilakukan sebuah perhitungan.
  • Untuk pertama perhitungan berdasarkan dengan rumus yang nantinya akan ditentukan di awal kemudian akan ditotal, yang kedua untuk kartu yang tidak jadi, nanti akan tetap ditambahkan tetapi akan diberi nilai minus dan ditotal untuk hasil akhirnya. 

Apabila permainan ini nantinya berakhir dengan closed card maka ketika pemain mengambil kartu dari permainan atau juga dari tempat buangan semuanya akan menjadi deretan kartu dengan angka yang sama atau yang berurutan. Lalu nantinya hanya tinggal 1 kartu saja maka nanti akan disebut dengan closed card. Tetapi apabila closed card mengambil kartu dari permainan, amka permainan nanti akan langsung berakhir. Kemudian closed card yang secara otomatis akan mendapat tambahan poin sebanyak 250 poin. Apabila closed card mengambil kartu dari tempat pembuangan kartu, maka poinnya akan otomatis sesuai dengan kartu yang akan ditutup oleh closed card. Namun bila closed card mengambil kartu dari buangan kartu miliki temannya, maka secara tidak langsung temannya akan mendapat nilai minus. 

Aturan Yang Dapat Digunakan Untuk Joker

Joker adalah sebuah kartu yang istimewa, karena kartu joker ini sendiri bisa menggantikan kartu apa saja yang akan dikehendaki oleh pemain. Pemain joker tidak diperbolehkan pada deret yang menjadi pertama kali. Apabila nanti mendapat kartu joker, maka harus digunakan. karena bila tidak dipakai, pada akhir permainan pemain akan memperoleh minus 500.

Gaya Rumah Minimalis Skandinavia yang Digemari

Memiliki rumah hunian dengan gaya minimalis pada saat ini mungkin saja menjadi pilihan kalian. Ya karena keuntungan yang akan kalian dapatkan dengan hunian minimalis. Selain simple dan juga desain yang cukup sederhana, hunian minimalis dapat kalian jadikan sebagai hunian yang akan memberikan kesan yang sangat luas bahkan sangat mewah. Tentu saja kalian siap dengan penataan yang sangat pas dengan hunian kalian. Salah satu gaya desain interior yang dapat kalian aplikasikan dalam rumah kalian adalah gaya skandinavia.

Sebuah gaya desain interior yang banyak dipengaruhi oleh modernitas dan gerakan Bauhaus. Gaya skandinavia merupakan gaya desain interior Login Sbobet paling populer di Eropa timur. Kesederhanaannya mampu memberikan keanggunan pada sebuah rumah. Gaya skandinavia sangat cocok diaplikasikan pada sebuah apartemen atau rumah yang memang didesain minimalis. Kenapa demikian? Ya, karena gaya ini mempunyai ciri dan sifat menciptakan kesan luas pada sebuah ruangan. Sehingga meskipun rumah bergaya minimalis tapi kesan luas dan lapang tetap dapat dihadirkan dengan gaya skandinavia. Jika kalian ingin meredecorate atau menata ulang desain interior rumah minimalis kalian dengan gaya skandinavia ini, ada baiknya kalian memahami ciri-ciri yang biasanya menyertai gaya skandinavia. Oh, ya bagi negara tropis, gaya skandinavia ini dapat juga dipadukan dengan gaya yang menonjolkan bukaan dalam desain interiornya. Berikut adalah ciri-ciri gaya skandinavia. Berikut diantaranya.

 

Penggunaan Warna yang Netral Pada Gaya Skandinavia

Salah satu ciri dominan yang dimiliki gaya skandinavia adalah penggunaan warna netral. Warna yang disarankan untuk gaya skandinavia adalah warna-warna netral seperti putih, abu-abu, hitam dan coklat. Aplikasi warna netral ini selain akan memberi kesan luas pada ruangan juga mampu memberikan efek ketenangan dan kenyamanan.

 

Optimalisasi Ruangan

Maksud dari optimalisasi ruangan ini adalah pengoptimalan setiap jengkal dari ruang yang ada. Perabot ditata dengan tetap memperhatikan kenyamanan gerak pemilik rumah dan siapa saja yang beraktivitas dalam ruangan tersebut. Upaya ini bisa dilakukan dengan mengaplikasikan perabot yang benar-benar fungsional. Untuk itu kalian dapat menjadikan kabinet dan rak sebagai storage dengan dekorasi yang tidak terlalu ramai. Menerapkan prinsip sedikit tapi maksimal dalam fungsi akan menjadikan ruangan selalu terlihat rapi dan nyaman.

Desain Gaya Scandinavia - ARSITAG

Aplikasi lantai bermaterial kayu juga dapat kalian jadikan pilihan untuk menciptakan kesan luas. Pengaplikasian lantai bermaterial kayu ini akan lebih maksimal dengan pemilihan warna cat putih untuk lantai tersebut. Karena warna putih mampu menerima cahaya secara optimal yang efeknya pada kesan luas yang diciptakannya. Tetapi jika kalian tidak ingin repot, kalian dapat mengaplikasikan keramik berwarna putih untuk lantai ruangan.

 

Minimalis Aksesoris Jendela

7 Ciri Khas Interior Rumah Skandinavia yang Memesona Sekaligus Menginspirasi | InteriorDesign.id

Hal ini dimaksudkan agar cahaya natural dapat lebih maksimal masuk dalam ruangan. Pilihlah tirai tipis dengan warna netral sebagai dekorasi jendela. Hindari penggunaan gorden yang tebal dan menjuntai ke bawah karena keberadaan gorden justru akan mempersempit ruangan. Apalagi dengan warna yang ramai.

 

Aplikasi Pada Tekstur Dinding

Pengaplikasin warna putih atau abu-abu pada dinding pada rumah minimalis tidak berarti kalian tidak boleh mengaplikasikan tekstur pada dinding. Justru pengaplikasian tekstur ini akan membuat ruangan menjadi lebih hidup. Tentu saja semuanya tidak boleh berlebihan yang justeru menjadikan ruangan menjadi ramai dan kesan anggun menjadi hilang.

 

Prinsip Hidup Rakyat Skandinavia

Prinsip hidup rakyat Skandinavia adalah Lagom. Lagom sendiri adalah seni kehidupan yang seimbang dan perasaan cukup. Orang Skandinavia memiliki perspektif hidup yang “pas-pasan”, sehingga mereka merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang mereka sudah memiliki serta berusaha menjaga dan mengolah apa yang sudah ada sebelumnya.

Coba Deh, Aplikasikan Desain Skandinavia untuk Rumah Kamu | Rumah123.com

Hal ini berbanding terbalik dengan warga negara Eropa lainnya yang cenderung lebih ambisius. Ini menyebabkan negara-negara Skandinavia tidak sepopuler negara-negara di belahan Eropa lainnya. Namun poin plusnya, negara-negara Skandinavia jarang terlibat konflik politik dan tentu saja menjadi warga yang bahagia.

 

Desain Rumah Skandinavia

Selain dalam kehidupan sehari-hari, prinsip minimalis Lagom pun diterapkan dalam seni desain interior, khususnya desain interior rumah. Tren desain rumah ala Skandinavia pun kini semakin populer dan begitu digemari di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

48 Desain Ruang Tamu Skandinavia, Interior Idaman Kekinian - Rumahku Unik

Meski sudah ada sejak sekitar tahun 1950-an, gaya interior skandinavia tampaknya memang selalu berhasil beradaptasi dan hampir selalu menunjukan kebaruan-kebaruan. Ia menjadi salah satu konsep interior minimalis kontemporer yang sangat cocok dalam kondisi apapun. Dalam artian, gaya skandinavia dan nordik ini selalu terlihat simpel, dinamis dan fungsional.

 

Memiliki Gaya Minimalis, Simpel, dan Fungsional

Minimalis, simpel dan fungsional adalah tiga karakteristik utama dari desain skandinavia. Gaya skandinavia terfokus pada simplicity dan functionality, namun tetap terlihat indah dan aesthetically pleasing. Dalam pilihan furniture misalnya, perabot yang digunakan adalah yang sangat sederhana, halus tanpa ornamen namun tetap terlihat modern dan modis.

Tips Merancang Ruang Keluarga yang Nyaman dan Bersahabat

Palet warna yang dipilih pun biasanya adalah warna-warna netral atau monokrom yang tidak mencolok seperti putih, abu-abu, hitam, atau coklat untuk menciptakan kesan yang tenang dan nyaman. Dan jika kalian ingin menambahkan aksen, kalian bisa mengkombinasikan warna-warna tersebut dengan warna-warna pastel untuk menciptakan nuansa yang hangat.

 

Alami dan Hangat

Pada dasarnya, negara-negara skandinavia memiliki iklim dingin. Maka, konsep desain rumah mereka cenderung menggunakan material-material yang cocok untuk cuaca dingin. Pada umumnya, material seperti kayu, karpet rami, serta kulit kerap digunakan.

Selain itu, unsur alam adalah salah satu hal yang penting dalam desain interior bergaya skandi. Tanaman serta balkon atau teras biasanya wajib ada dalam rumah ala skandinavia. Furnitur atau material berbahan kayu yang tidak dipoles juga bisa menjadi pilihan untuk menambahkan unsur alam dan nuansa outdoor.

 

Ramah Lingkungan

Tidak hanya penuh dengan elemen alam, desain rumah minimalis skandinavia kerap mengutamakan prinsip ramah lingkungan. Karena iklimnya yang dingin, warga di negara-negara skandinavia selalu berupaya untuk menghemat penggunaan energi di rumah-rumah mereka. Maka, mereka kerap menggunakan material-material organik yang dapat didaur ulang.

 

Hemat Energi dan Hemat Biaya

Memiliki rumah dengan konsep desain skandinavia tidak terlalu menguras budget. Untuk memaksimalkan hal tersebut adalah dengan cara tidak memiliki barang terlalu banyak di rumah. Prinsipnya; apabila kalian bosan dengan konsep interior rumah kalian, dan berkeinginan sekadar mendekorasi ulang untuk mendapatkan suasana baru, kalian tidak diwajibkan membeli perabotan baru. Gunakan yang sudah ada atau perbaiki yang lama. Jauh lebih hemat, bukan?

Gaya Skandinavia di Apartemen, 12 Ide Dekorasi Untuk Menciptakannya

Tetapi, apabila kalian terpaksa harus membeli perabotan baru karena sudah tidak bisa diperbaiki lagi, daripada menumpuk di rumah, kalian dapat menjualnya atau memberikannya pada yang membutuhkan. Interior rumah skandinavia kerap menggunakan jendela yang lebar dengan kaca bening. Hal tersebut dilakukan selain untuk menciptakan kesan luas dan terang, adalah agar penghuni dapat memaksimalkan cahaya matahari sebagai sumber penerangan utama pada siang hari sehingga tidak lagi perlu menggunakan lampu. Sangat hemat energi, bukan? Karena hal itu pula, jendela yang digunakan pada umumnya terkesan bersih tanpa gorden atau blind tebal. Namun, apabila kalian ingin menggunakan gorden, kalian dapat memilih gorden yang tipis agar tidak menghalangi cahaya matahari masuk ke ruangan.

Ciri-ciri Gaya Interior Skandinavia yang Sangat Digemari

Salah satu gaya desain yang sedang hits-hits nya dan sangat digemari di dunia interior serta arsitektur adalah gaya dari desain Skandinavia. Pada prinsipnya, desain yang terkonsep dari negara-negara yang ada di Eropa seperti Denmark, Norwegia, Swedia dan sebagainya ini memprioritaskan fungsionalitas tanpa menghilangkan keindahannya. Pencahayaan merupakan elemen yang sangat penting pada desain interior ini. Pencahayaan diharapkan dapat memberikan kesan hangat dan nyaman pada ruangan. Mau tahu ciri gaya desain Skandinavia lainnya? Berikut diantaranya.

Furniture Scandinavian memiliki ciri dan finishing yang khas, furniture scandinavian memiliki keunikan tersendiri sehingga ciri dan gaya finishing berbeda. Dapat dipadukan dengan berbagai gaya, furniture scandinavian tetap terlihat unik karena memiliki ciri dan finishing tersendiri. Ciri furniture scandinavian sangat dipengaruhi oleh sejarahnya. Pengaruh berbagai negara membuat ciri furniture scandinavian sangat unik. Gaya yang maksimal dengan tampilan yang minimal adalah desain interior Skandinavia. Kesederhanaan dan memaksimalkan fungsi merupakan prinsip panduan yang telah membentuk kepekaan desain Eropa di abad pertengahan. Hasilnya adalah menciptakan ruang-ruang yang diliputi cahaya, kedap udara, tenang dan perasaan yang menyatu dengan alam.

 

Sejarah Gaya Skandinavia

Gaya ini merupakan trend dari Swedia, Norwegia, Denmark dan Finlandia. Prinsip dari desain interior skandinavia sendiri memainkan unsur alami, mendukung warna netral dengan garis yang sederhana. Gaya ini akan menekankan fungsi optimal dari setiap bagian dekorasi. Apabila kalian menginginkan gaya yang cantik sederhana dari skandinavia tidak banyak kerpotan yang akan kalian dapatkan ketika mengatur. Kalian bisa melihat dari masa lalu ketika dekorasi rumah Skandinavia dan perabotan Skandinavia mengejutkan dunia setelah Triennale di Milano edisi 1947. Pameran populer di kota Milan Italia ini menampilkan berbagai mebel, barang pecah belah, dan aksesori rumah berlabel desain Nordik. memberikan banyak sensasi dalam pameran tersebut dan menjadi terkenal di seluruh dunia setelahnya.

Kemudian desain ini mengalami popularitas baru di pertunjukan Desain Skandinavia Amerika Serikat dan Kanada dari tahun 1954 hingga 1957 membuat desain Nordic dikenal. Daya tarik dengan ide desain Skandinavia tumbuh lebih luas sebagai hasilnya hingga saat ini. Kalian tidak perlu mengalami kesulitan lagi dalam memilih furniture yang berukuran besar. Karena salah satu ciri khas yang utama adalah bentuknya yang ramping. Ingin tahu seperti apakah ciri khas dari furniture Scandinavian yang lainnya? Mulai dari ciri hingga bagaimana cara kalian mendapatkan finishingnya akan diulas secara terperinci dalam artikel ini.

 

Ciri-ciri Furniture Scandinavian

Sangat menarik melihat berbedanya furniture dan tren gaya Scandinavian berevolusi dari desain di seluruh Eropa. Umumnya masyarakat Eropa zaman dahulu menyukai dekorasi mewah dan hiasan yang terinspirasi oleh gaya hidup mewah aristokrasi dan keluarga kerajaan. Ide-ide desain interior rumah orang-orang Nordik memetakan kursus desain yang berbeda, lebih memilih yang praktis daripada yang mewah, memilih fungsi daripada banyak motif atau ukiran. Bahkan pemilihan warna yang sangat terlihat klasik dan mewah seperti furniture kerajaan.

Kehidupan pertengahan abad di wilayah Swedia, Norwegia, Denmark dan Finlandia berkolaborasi untuk membentuk desain Scandinavian. Musim dingin yang panjang dengan sedikit waktu siang hari membuat orang tetap berada di dalam rumah selama berbulan-bulan dan membentuk tampilan Nordik. Selain itu, kebanyakan orang tinggal di rumah-rumah berukuran kecil, sebuah penjelasan mengapa gaya minimalis Scandinavian lebih banyak dipilih. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat rumah terasa nyaman namun lapang. Dengan setiap objek di dalamnya mampu memantulkan cahaya sekitar sebanyak mungkin, fitur utama gaya Scandinavian adalah modern.

Sensibilitas gaya pada furniture Scandinavian tetap elegan dan menghindari terlalu banyak hiasan. Sehingga keanggunan yang sederhana tetap diraih dari bentuk, material dan warna furniture. Hasilnya adalah gaya yang menggabungkan kecantikan dengan kepraktisan, mengikuti pola utama rumah Scandinavian. Meskipun popularitas gaya dan desain Scandinavian sedikit memudar pada 1980-an, dan mulai melonjak lagi pada dekade berikutnya ketika gaya itu ditafsirkan kembali. Pada tahun 1990-an para desainer di negara-negara asal gaya Skandinavia  membuat furniture yang mereka ciptakan sebagai bagian dalam dekorasi daripada unit individu. Lalu bagaimana furniture dengan gaya Scandinavian modern yang saat ini banyak diterapkan pada desainer? Jika kalian akan membuat furniture sendiri aspek apa saja yang harus diperhatikan? Berikut ini ciri khas yang akan membuat furniture Scandinavian kalian berhasil.

 

  • Gaya yang Bersih

Kesederhanaan adalah kunci utama desain Scandinavian modern. Prinsip utama desain Skandinavia adalah memprioritaskan fungsi tanpa mengorbankan estetika. Kini banyak sekali tawaran furniture dengan gaya Scandinavian yang dijual murah melalui toko online. Berbagai macam desain bisa membuat kalian terinspirasi untuk membuatnya sendiri di rumah. Garis yang bersih, artinya kalian hanya akan membuat struktur furniture secara utuh tanpa adanya motif yang mengganggu.

9 Ciri Gaya Skandinavia yang Sedang Digemari

Jika furniture adalah sofa maka, memperlihatkan kaki soda dan membuatnya terangkat dari lantai sangatlah penting. Tidak cocok menggunakan sofa besar yang kakinya tidak terlihat terutama dengan beberapa renda. Kaki kursi yang terbuat dari kayu akan memperlihatkan keindahan warna kayu. Mirip seperti kursi retro, keempat kaki kursi yang menjadi tumpuan akan berukuran lebih kecil.

 

  • Warna Netral

Warna akan selalu menjadi acuan yang penting terhadap sebuah furniture. Nah kali ini untuk gaya Scandinavian warna yang dipilih harus memberikan ketenangan misalnya saja putih cerah. Warna tersebut akan menjadi warna tenang dalam sebuah ruangan yang telah diberikan beberapa dekorasi mirip seperti gaya minimalis. Warna putih memberikan kesan yang terang sehingga akan menampilkan sebuah ruangan yang lebih luas. Bahkan jika itu diterapkan pada sebuah furniture di dapur seperti kabinet atau kitchen set. Selain furniture, warna putih juga dapat diterapkan pada dinding  dan plafon.

How To Create A Scandi Style Living Room | Taylors On The High Street

Inilah warna yang paling banyak digunakan, namun bukan berarti furniture desain Skandinavia tidak memiliki pilihan warna yang lainnya. Kebanyakan warna netral selain putih yang dipilih adalah warna kayu. Warna kayu yang dipilih sendiri adalah warna kayu oak putih. Memperlihatkan keindahan dari serat kayu sehingga jenis kayu yang dipilih juga harus menggunakan kayu berserat indah. Warna natural alami akan memberikan keindahan dari alam dekat dalam ruangan.

 

  • Material Alami

Karakteristik dari furniture Scandinavian dapat dilihat dari material kayu yang digunakan. Material pembuatan furniture yang banyak digunakan adalah kayu solid. Bukan kayu buatan seperti plywood karena tidak memiliki serat kayu yang menarik.

Scandi Living Room Interior Stock Photo - Download Image Now - iStock

Kayu solid juga merupakan kayu yang memiliki ketahanan terbaik. Selain furniture, kayu banyak digunakan sebagai bagian material lantai kayu. Beberapa jenis kayu yang digunakan adalah seperti kayu pinus, ash, jati, ulin, merbau, dan sonokeling.

 

  • Tekstil 

Furniture seperti sofa membutuhkan tambahan bahan tekstil sebagai cushion. Tekstil akan membuat kursi dan furniture lainnya menjadi lebih nyaman. Ketika kayu di finishing dengan warna natural maka cushion akan memberikan motif dan sedikit warna cerah.

Scandinavian Design | Living Room - pathofcharacter.com

Misalnya saja kalian bisa menggunakan cushion yang memiliki garis halus yang menghangatkan ruangan. Ada pula bahan rajutan, wol, linen yang lebih disukai dibandingkan dengan bahan sintetis.

Perbedaan Desain Skandinavia dengan Desain Minimalis

Pada akhir-akhir ini ada dua desain interior yang sedang tren yang digunakan oleh pemilik rumah yaitu menggunakan desain Skandinavia atau menggunakan desain minimalis. Jika kalian melihatnya sekilas memang terlihat sama dan memiliki tampilan yang mirip. Bahkan dengan munculnya dua desain ini juga memicu pada satu tujuan yang sama yaitu untuk memiliki tampilan yang terkesan sederhana, luas dan juga bagus pada ruangan yang memiliki ukuran yang tidak terlalu luas. Akan tetapi apakah kedua daftar tangkasnet desain ini sama?

Antara desain interior minimalis dengan desain interior skandinavia memang keduanya memiliki kesamaan, kedua desain ini menggunakan dekorasi yang minim hal ini dilakukan untuk tidak membebani kapasitas ruangan yang ada. Akan tetapi kedua desain interior tersebut memiliki perbedaan diantaranya yaitu :

 

Desain Interior Skandinavia

Desain interior skandinavia yang dikenal pula dengan gaya interior nordic cenderung menggunakan bahan alami, pemilihan warna yang pucat, serta memiliki bentuk minimalis pada bagian interior terbuka. Bangunan dan konsep desain memanfaatkan lebih mengutamakan pencahayaan dari sinar matahari.

Bedroom Tv Wall Interior Design - Novocom.top

Tujuannya agar area bangunan terkesan dingin dan nyaman. Konsep desain ini juga cenderung menggunakan bahan kayu seperti pondok kayu putih dengan pilihan warna dan karya yang lebih ke arah monokromatik. Skandinavia lebih menampilkan kesan minimalis dan sederhana, namun sangat fungsional. Kunci utama desain skandinavia adalah memanfaatkan sinar matahari yang menyatu dengan area yang dingin di dalam rumah. Menurut catatan sejarah, desain ini berasal dari Nordik-Swedia, Finlandia, Islandia, Denmark, dan Norwegia, sekitar tahun 1950.

 

Keuntungan dan Kekurangan Desain Skandinavia

kalian yang menyukai konsep ini, tidak salah untuk mengetahui beberapa kelebihan juga kekurangan yang bisa dijadikan pertimbangan bila ingin mengaplikasikan desain skandinavia.

 

Keuntungan 

  • Perabot yang diaplikasi dalam hunian konsep ini memiliki bentuk yang lebih ramping, dan dapat disesuaikan dengan fungsi kebutuhan.
  • Desain scandinavian lebih mengutamakan pilihan warna-warna natural seperti warna dari alam, yaitu coklat kayu, krem atau warna floral.
  • Model ini bisa dibentuk dengan banyak hiasan seperti taman, kolam mungil atau hal lainnya yang disesuaikan dengan ide bangunan.
  • Dengan konsep scandinavian sangat memperhatikan faktor lingkungan dan juga kelestarian alam. Karena itu dalam membuat sebuah hunian ini selalu mempertimbangkan unsur dari keramahan alam juga pencahayaan sinar matahari.
  • Konsep scandinavian memiliki konsep sebagai pemberi kenyamanan dalam bermobilitas di dalam ruangan, khususnya untuk anak-anak yang sangat aktif.
  • Scandinavian juga sangat terkesan memiliki konsep menyukai pemandangan alam, terbukti dengan banyaknya desain yang memperlihatkan pemandangan di luar rumah.

 

Kekurangan 

  • Tidak bisa menaruh banyak perabot atau furniture, karena ruangan yang terlalu sempit dan akan terkesan penuh apabila terlalu banyak perabot.
  • Pilihan warna lantai, dinding juga plafon tidak bisa bertabrakan dengan warna umum bangunan. Hal ini akan membuat hunian menjadi sempit dan pendek.
  • Bentuk pencahayaan hunian melalui jendela, ventilasi tidak bisa lebih besar. Karena akan terlihat bangunan menjadi kurang menarik dan tidak sesuai dengan konsep scandinavian.
  • Apabila rumah dengan konsep ini sulit untuk di desain melebihi luas bangunan.
  • Bangunan akan terkesan begitu saja, jika tidak bisa dibuat dengan konsep yang semenarik mungkin.
  • Hunian tidak akan terasa nyaman apabila bangunan didirikan dalam bentuk asal-asal saja.
  • Hunian akan sulit untuk ditambah pada posisi samping dan belakang, hanya bisa dibangun atau ditambah pada posisi atas.

 

Desain Interior Minimalis

Selain desain skandinavia, ada desain interior minimalis yang juga cukup populer. Desain ini dianggap mewakili pemilik yang semangat dan hidup modern, serta minim dekorasi yang neko-neko. Desain interior minimalis biasanya digunakan pada sebuah ruang terbuka, umumnya warna yang dipakai berwarna putih dan hitam. Gaya minimalis cenderung dipengaruhi oleh desain bergaya tradisional seperti ciri khas Jepang, khususnya konsep pada bagian clean line dan aliran terbuka di seluruh rumah.

Photo 2 of 14 in A Small Manhattan Home Gains Space With Two Cozy Lofts - Dwell

Gaya bangunan ini sangat cocok untuk kalian yang menyukai garis warna putih dan hitam, dengan luas ruang terbatas namun tetap bisa menarik. Istilah “minimalisme” pertama kali untuk pertama kali digunakan pada tahun 1960-an.

 

Keuntungan dan Kekurangan Desain Minimalis

Buat kalian yang suka dengan gaya desain interior minimalis, tentu ada keuntungan dan kekurangan yang dimiliki desain tersebut. Berikut diantaranya kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya.

 

Keuntungan

  • Tidak membutuhkan banyak yang biaya.
  • Kalian akan lebih mudah untuk menata ruang, karena hunian minimalis lebih mudah untuk disusun.
  • Suasana rumah lebih nyaman dengan pilihan desain yang simple. Dengan hunian yang minimalis juga menghemat koleksi perabot yang lebih sedikit dan jauh lebih hemat.
  • Perawatan dalam rumah mudah untuk dibersihkan, karena luas bangunan yang tidak besar dan tertata.
  • Desain yang menawan akan terlihat rumah yang lebih elegan dan indah.
  • Konsep minimalis cocok untuk luas tanah berukuran kecil.
  • Perawatan luar bangunan lebih hemat dan lebih murah.
  • Pengerjaan bangunan lebih cepat dan mudah.

 

Kekurangan 

  • Sulit untuk membentuk desain yang lebih mewah.
  • Gaya harus menyesuaikan dengan luas lahan, sehingga harus pintar memilah dan mengukur ruang sesuai dengan luas tanah.
  • Jika Anda menggunakan jasa tukang bangunan yang salah, maka bentuk hunian akan terlihat asal jadi.
  • Rumah minimalis terkesan kosong, tanpa memiliki makna yang tersirat pada desainnya. Hanya berfungsi sebagai bangunan, dan kekuatan semata.
  • Tren bangunan akan mengalami perubahan setiap era, sehingga konsep minimalis akan semakin berubah.

 

Perbedaan Desain Skandinavia dan Minimalis

Banyak yang keliru dan menyamakan desain Skandinavia dengan desain minimalis. Ketidaktahuan tersebut patut diajarkan mengingat kedua gagasan desain ini secara garis besar memiliki konsep dasar yang sama. Hanya saja pemilihan warna dan material biasanya menjadi faktor pembeda dari kedua gaya desain paling populer ini. Untuk pemilihan warna, furniture Skandinavia lebih memfokuskan untuk menemukan keseimbangan antara bagian yang mencolok dan yang menenangkan. Sedangkan desain minimalis memperbolehkan untuk percampuran antara warna cerah dan tenang. Material utama yang biasa digunakan mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Seperti dikutip dari elle decor, desain minimalis lebih sering menggabungkan bahan plastik yang tahan karat, krom, dan plastik berpernis. Sedangkan dalam desain Skandinavia, bahan organik yang berhubungan dengan alam, semisal kayu, menjadi material utama yang biasa digunakan. 

Meski demikian, dengan prinsip yang sama-sama terkait memfokuskan pada tampilan yang sederhana dan tidak neko-neko, membedakan keduanya bakalan sangat sulit. Apalagi untuk kita sebagai end user alias pengguna akhir yang sangat menggemari penampilan interior yang minimalis dan tampilan yang simpel serta fungsional. Satu ruang bisa didesain dengan gaya skandinavia dan minimalis pada saat bersamaan. Perbedaan keduanya akan kentara pada bahan yang digunakan. Desain skandinavia biasanya cenderung menggunakan bahan organik, misalnya karpet rami, keranjang anyaman dan kursi kayu melengkung. Sedangkan desain minimalis cenderung menggabungkan plastik tahan karat atau krom dengan plastik berpernis.

 

Mengenal Gaya Desain Interior Skandinavia

Desain interior Skandinavia atau bisa juga dikatakan dengan Scandinavian interior yang merupakan salah satu konsep interior yang sangat populer yang sangat digemari juga oleh kebanyakan orang. Penampilan yang disajikan begitu sederhana dan juga sangat elegan yang dimana membuat orang terpincut dengan gaya desain rumah yang menggunakan gaya interior seperti itu.

Gencarnya sebuah promosi akan gaya Skandinavia juga sangat selaras dengan semakin populernya juga IKEA sebagai salah satu produsen dan juga retailer yang paling terbesar akan perabot-perabotan khas dari negara Nordik. Terlepas dari itu semua, masih banyak yang belum diketahui secara menyeluruh mengenai seperti apa sebenarnya gaya desain interior Skandinavia. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai desain interior Skandinavia.

 

Apa Itu Skandinavia?

Skandinavia sebenarnya merujuk pada sebuah semenanjung di bagian Eropa utara. Skandinavia sendiri mencakup Negara-negara seperti Swedia, Finlandia, Greenland, Islandia, Svalbard, Denmark, dan juga Norwegia. Negara-negara tersebut juga dikenal dengan sebutan Negara-negara Nordik. Mereka terkenal dengan iklimnya yang lumayan ekstrim, kualitas pendidikannya yang mumpuni, dan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakatnya paling terbaik di dunia.

Apa itu negara Skandinavia? - Quora

Di bidang pendidikan dan kualitas hidup, negara-negara Nordik ini memiliki prinsip yang menjadikan mereka dapat tampil beda dengan tetap menjaga dan mempertahankan kualitas serta ciri khas yang mereka punya. Salah satu yang membedakan negara-negara Scandinavian dengan negara lainnya adalah prinsip hidup yang mereka anut atau percayai. Prinsip hidup utama yang dimaksud adalah less is more.

Less is more ini menekankan untuk memilih kualitas dibandingkan kuantitas. Kuantitas boleh kalah, tetapi kualitas haruslah jadi nomor satu. Jika kita coba membandingkan dengan negara lain, semisal Amerika Serikat misalnya, prinsip dari Negara-negara Skandinavia ini sangat terasa perbedaannya. Dimana kebanyakan warga Negara Amerika Serikat lebih mempercayai bahwa more is more, yang juga menjadi salah satu prinsip yang banyak dianut di Indonesia. Mereka percaya bahwa kuantitas adalah segala-galanya.

 

Awal Mula Adanya Konsep Skandinavia

Gaya dari desain Skandinavia ini pertama kali muncul pada awal abad ke-20 dan kemudian gaya desain tersebut merembak di tahun 1950-an. Pada periode tersebut, para desainer yang dari berbagai Negara yang ada di Eropa memiliki sebuah tujuan yang sama untuk menginovasi dan memodernkan berbagai gagasan desain agar menjadi tren baru di kemudian hari. Di sinilah desainer-desainer Skandinavia mulai mengembangkan gagasan desain yang lebih mengutamakan fungsi namun tanpa mengabaikan aspek estetika dari sebuah produk desain.

7 Ciri Khas Scandinavian Interior yang Sedang Ngehits!

Tidak lama setelah itu, konsep arsitektur Skandinavia pun mulai diperkenalkan di berbagai pameran-pameran desain. Salah satunya di ekshibisi Design in Scandinavia yang diselenggarakan oleh Museum Brooklyn pada tahun 1954. Selain eksibisi di Brooklyn, desainer-desainer Scandinavian pun banyak menggelar pameran di tempat lain, terutama di Amerika Serikat dan Kanada pada rentang tahun 1954 hingga 1957. Salah satu hal penting yang terus dipromosikan oleh mereka adalah cara hidup Skandinavia yang mengutamakan keindahan, kesederhanaan, dan gagasan desain yang bersih. Eksibisi-eksibisi ini pulalah yang pada akhirnya memiliki peran signifikan dalam mengenalkan dan mempopulerkan konsep desain Skandinavia dan mempengaruhi perkembangan desain di Amerika Utara dan Eropa. Mulai tersebar luas di sekitar tahun 1950-an, sebenarnya para desainer Skandinavia telah memberikan sumbangsih besar bagi perkembangan gaya desain ini sejak tahun 1930-an. Beberapa nama terkenal yang pantas disebut diantaranya Alvar Aalto, Arne Jacobsen, Borge Mogensen, Hans J. Wegner, Verner Panton, Poul Henningsen, dan Maija Isola. Mereka semua telah memberikan gambar model dan juga memberikan prinsip nilai yang masih menginspirasi gagasan desain Scandinavian saat ini yaitu : daya tahan, fungsionalitas, dapat diandalkan, dan juga kesederhanaan.

 

Ciri Khas dari Desain Skandinavia

Saat pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat dan Kanada, prinsip dan cara orang-orang Skandinavia hiduplah yang menjadi poin penting utama yang tampak pada keseluruhan gagasan desain Scandinavian.

Desain Gaya Scandinavia - ARSITAG

Cara hidup masyarakat Skandinavia ini, yang akhirnya berpusat dalam desain mereka yang terkenal, adalah; indah, sederhana, bersih, serta terinspirasi dari alam dan iklim. Selain itu, aksesibilitas juga menjadi pertimbangan penting lainnya, di mana semua bahan baku haruslah dapat dengan mudah diakses dan tersedia untuk semua kalangan. Hal tersebutlah yang nampak dan terlihat sangat dominan dalam desain-desain rumah ala Skandinavia. Jika kita mencoba untuk menyimpulkan kedalam beberapa poin, inilah ciri khas yang dimiliki oleh desain interior Skandinavia diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Berhubungan Erat dengan Alam

Desain rumah di Negara Nordik terbangun dari prinsip yang berfokus pada keindahan, kesederhanaan, dan kebersihan. Tidak mengherankan, jika model rumah-rumah ini cenderung tidak terlalu jomplang dari satu rumah ke lainnya. Desain rumah Skandinavia juga terbangun dari situasi iklim di Negara mereka yang seringkali tidak bersahabat. Iklim yang sangat dingin menyebabkan desain rumah haruslah fungsional sekaligus nyaman di saat bersamaan dengan penggunaan furniture seminimal mungkin. Salah satu bahan alam yang sering digunakan untuk kebutuhan interior maupun eksterior rumah adalah kayu. Kayu sendiri merupakan elemen bangunan rumah yang bisa memberikan kesan alami dan hangat.

6 Konsep Desain Interior Skandinavia | Desain Rumah

Pemilihan elemen kayu biasanya diaplikasikan pada bagian lantai, langit-langit, maupun furniture. Material kayu yang digunakan pun lebih sering dibiarkan senatural mungkin dan menggunakan warna-warna yang tidak terlalu mencolok. Hal ini ditujukan untuk memberikan kesan alami yang kuat.

  • Memprioritaskan Fungsi dan Nilai Estetika

Jika ada ciri yang paling kentara dalam desain rumah Skandinavia adalah pengutamaan pada fungsi dan nilai estetika. Desainer-desainer Skandinavia lebih tertarik untuk memproduksi produk atau furniture yang fungsional dengan daya tahan yang lama dan harga yang efisien tanpa mengacuhkan keindahan dari model dan rancangannya. Jika kalian pernah berkunjung ke retail IKEA, kalian bisa perhatikan bagaimana produk-produk mereka dirancang fungsional, tahan lama, dan menampakkan kesan natural.

Coba Deh, Aplikasikan Desain Skandinavia untuk Rumah Kamu | Rumah123.com

Konsep dan rancangan perabotan milik mereka benar-benar dirancang untuk mengedepankan fungsi. Terlihat simpel, minimalis, tetapi dengan penampilan yang cukup estetik.

  • Memaksimalkan Tata Letak Furniture

Ciri khas lainnya dari desain Skandinavia adalah soal tata letak furniture. Guna mendapatkan rasa nyaman yang maksimal serta visual ruangan yang tetap ciamik, tata letak yang maksimal bisa memberikan keleluasaan ruang gerak bagi penghuni. Dengan konsep yang berusaha untuk memanfaatkan semua space yang tersedia, pemilihan furniture pun biasanya cenderung minim detail. Hal ini melahirkan kesan ruangan yang rapi dan sederhana. Perabot yang digunakan juga memiliki keselarasan dan keseimbangan pada warna. Pilihan warna netral adalah yang paling dominan digunakan. Sementara untuk aksesori, dekorasi rumah gaya skandinavia tidak menampakan kerumitan. Ia sangat simpel, tetapi tetap elegan dan gaya.

  • Bukaan yang Besar

Bukaan besar menjadi salah satu ciri khas selanjutnya dari gaya desain Skandinavia. Sedikitnya sinar matahari yang terpancar pada musim dingin di Negara-negara Nordik ini menyebabkan bukaan besar menjadi salah elemen arsitektural terpenting yang harus diperhatikan. Jendela besar memungkinkan cahaya matahari dapat masuk secara sempurna ke dalam rumah. Selain itu, sirkulasi udara pun akan terasa sangat maksimal. Bukaan besar ini pulalah yang menjadi rahasia kecil kenapa rumah-rumah ala Skandinavia bisa tampak sangat terang, lapang, dan nyaman.

  • Didominasi dengan Warna Netral

Warna cat putih, abu-abu, dan krem adalah warna-wrana yang sering digunakan dalam konsep interior Skandinavia. Seperti sempat disinggung sebelumnya, warna netral menjadi yang paling dominan digunakan dalam rumah-rumah Skandinavia. Dan pemilihan warna netral ini bukan tanpa sebab. Warna netral sengaja digunakan sebagai skema warna utama karena kemampuannya untuk menjadikan ruangan terasa lebih luas, lapang, dan cerah.

Jasa Kontraktor Interior Tangerang | Berkenalan dengan konsep interior  rumah bergaya Scandinavian | 081287777381

Meski begitu, warna-warna pastel dan warna terang lainnya semisal biru muda dan coklat muda, juga banyak digunakan meski hanya sebagai aksen saja. Hal ini untuk menjadikan interior rumah skandinavia terasa lebih berwarna dan lebih hidup.

 

Trik Mendesain Ruang Tamu / Keluarga Ala Scandinavian

Jika kalian memiliki ruang keluarga yang mungil, bukan berarti kalian desain dengan asal-asalan saja ya. Justru dalam hal ini daya kreativitas kalian benar-benar diuji dalam mendekor ruangan yang terbatas ini. Nah untuk kalian semua yang benar-benar masih buntu atau belum menemukan adanya Inspirasi nyata untuk mendesain ruangan tersebut, maka kami punya solusinya. Dimana kalian terapkan saja konsep mpo slot online terbaru dari desain Scandinavian. 

Desain Interior Scandinavian ini menjadi salah satu model Interior yang sedang tren sampai dengan saat ini. Dimana untuk desainnya sendiri memiliki style atau gaya yang sangat amat mudah untuk bisa diikuti. Desainnya sendiri selalu mengedepankan tampilan ruangan yang rapi serta minimalis. Kombinasi yang begitu seimbang antara pemakaian kesan hangat – modern serta simpel memang bisa membuat desain ala Rumah Scandinavian ini cocok untuk dekorasi dari ruang keluarga atau ruang tamu yang mungil ini. Nah disini dari kami memiliki beberapa sumber yang bisa menjadi inspirasi nyata dalam mendesain dekorasi ruang keluarga atau ruang tamu minimalis di rumah kalian masing-masing. 

Ada Sofa ? Coba Dekor Sofa dengan memberikan Bantal-Bantal diatasnya 

Pada umumnya desain ala Scandinavian ini, akan selalu menekankan pada tempat yang memang nyaman serta layak untuk bisa ditinggali. Dekorasi dari ruang keluarga atau ruang tamu akan selalu terasa nyaman jika ditambah bantal-bantal mungil diatas sofa tersebut bukan ? seperti Bantal linen – lalu Bantal Rajutan –  Faux Fur atau bisa mengkombinasi ketiga bantal tersebut juga boleh. Hal ini akan membuat ruangan yang terlihat mungil tadi menjadi menarik dan semakin hangat adanya. 

Terlebih lagi untuk desain rumah Scandinavian ini tidak terdapat bantal yang terlalu banyak untuk desain ala skandinavia. Dan disini kalian juga mampu untuk menambahkan bantal dekorasi di atas sofa minimalis dengan penambahan warna atau motif yang berbeda-beda sebagai dekorasi ruang keluarga milik kalian. 

Dekorasi Ruangan pada Pemakaian Warna Soft

Umumnya rumah atau desain dari Scandinavian ini selalu soft warnanya. Seperti artikel sebelumnya, dimana pemakaian dari warna alami – hitam – putih – abu- biru corak pudar juga menjadi salah satu warna-warna dari rumah Scandinavian. Namun jika ingin klasik, maka kalian bisa memadu padankan warna putih saja untuk dekorasi ruangan yang digabungkan pada pemakaian konsep furnitur seperti sofa dengan warna Hitam yang natural, lalu bantal-bantalnya berwarna abu-abu, dan bisa juga memakai warna Khaki untuk karpet bawah sofa yang lembut. Pemilihan warna ini agar tidak terlalu mencolok mata siapapun itu yang datang ke ruang keluarga atau ruang tamu rumah kalian tersebut. 

Melanjutkan, Pemilihan Karpet Bermotif dalam Ruangan 

Untuk melanjutkan yang di atas, berarti kalian membutuhkan adanya karpet minimalis yang bermotif. Jadi adanya karpet motif ini mampu menambah kehangatan ruang tamu atau ruang keluarga serta akan membuat ruangan tersebut menjadi jauh lebih hidup lagi. Tentu saja dong dengan Motif Karpet juga harus benar-benar diperhatikan agar nantinya bisa sesuai dengan furniture lainnya. Pilihlah karpet dengan motif garis atau motif geometris untuk sebuah dekorasi ruang keluarga ala-ala rumah Scandinavian tersebut. Selain benar-benar akan menekankan pada tema ruangannya, karpet dengan motif garis dan geometris ini akan dianggap oleh para desainer interior tidak akan membuat si ruangan terlihat makin sempit. Justru yang ditimbulkan kesan sebaliknya, yang mana ruangan mungil ini justru akan memiliki kesan yang lebih luas lagi adanya. 

Boleh Bermain dengan Aksen Furniture Kayu

Jadi sesekali dekorasi ruangan kalian diberikan aksen furniture kayu. Mengapa demikian ? sebab Furniture Kayu ini menjadi salah satu ciri dari desain rumah Scandinavian. Masyarakat tradisional di sana bahkan sudah memiliki ikatan yang begitu kuat dengan alam. Khususnya untuk mereka pada pepohonan. Pasti akan mempengaruhi ruang keluarga atau ruang tamu rumah kalian jika memakai 1 atau 2 furniture Rustic Wood nantinya. Kayu juga nantinya akan menambahkan sebuah kesan atas tekstur dekorasi ruang keluarga, lalu bisa membuat ruangan jauh lebih nyaman lagi, sampai mampu memberikan kesan natural dan jauh lebih luas daripada ruangan pada saat waktu yang bersamaan. Kalian juga bisa benar-benar menggunakan Meja TV – Coffe table dan berbagai macam aneka rak bermaterial kayu. 

Sesekali Dekorasi Ruangan dengan Memakai Desain Gallery Wall 

Bagi yang belum tahu, Gallery Wall ini adalah salah satu dekorasi yang mana akan selalu ada pada ruangan yang menggunakan desain Rumah Scandinavian. Dekorasi dari ruang keluarga atau ruang tamu ini memang menjadi cara yang ideal sekali untuk bisa menunjukkan sebuah kepribadian dari si penghuni rumah dalam masalah mendesain ruangan yang minimalis. Selain itu, Gallery Wall sendiri akan memberikan sebuah sentuhan modern pada ruang keluarga, yang mana khususnya jika kalian bisa memilih untuk menggunakan pigura. 

Jauh lebih baik lagi jika kalian memakai cetak foto atau gambar lain yang memang tepat untuk dipilih di dinding pada penggunaan warna monokrom. Sedikit lah menggunakan corak warna netral atau warna pastel. Dengan begini, dekorasi dari ruang keluarga atau ruang tamu tidaklah monoton, namun tidak memiliki kesan yang berantakan juga kok. 

Sedikit Hiasan Tanaman Hidup juga boleh Disimpan dalam Ruangan 

Mengikuti rumah Scandinavian, kalian mampu memberikan kehidupan di ruang keluarga atau ruang tamu dengan secara langsung menambahkan tanaman hidup. Salah satunya adalah Monstera atau Lidah Mertua, bisa juga menaruh beberapa tanaman sukulen lainnya. Selain mampu memberikan tekstur baru pada dekorasi ruang keluarga, tanaman yang memiliki warna hijau ini bisa menyegarkan ruangan serta akan mampu meningkatkan mood kalian yang berantakan. Agar nantinya tidak menghalangi gerak kalian dalam sebuah ruangan, maka bisa saja kalian taruh tanaman tersebut di pojokan ruangan atau samping sofa biasanya. Jika tanamannya berbentuk sukulen boleh saja menambahkan meja kecil dan taruh di tengah-tengah atau di pojokan menggunakan rak kecil khusus tanaman sukulen. 

Rak Panjang untuk Menyimpan Barang-Barang di Ruangan 

Rak yang memanjang dan bentuknya menyamping akan membuat mata kalian ini bergerak menjadi horizontal, dan membuat ruangan akan tampak jauh lebih besar dari pandangan kalian sebelumnya. Dari sisi lainnya, rak yang tinggi ini akan membuat mata kalian bergerak secara vertikal, sehingga ruangan akan jauh tampak tinggi. Inilah sebabnya pada dekorasi ruang keluarga atau ruang tamu yang bagus selalu terdapat rak memanjang ini. Dari adanya rak ini, kalian bisa tambahkan foto  atau pajangan abstrak dan menaruh tanaman kecil saja dari berbagai macam variasi yang bisa kalian rawat dengan sebaik mungkin. Pastikan menatanya dengan rapi, dan jangan terlalu padat agar tidak memiliki kesan lebih. 

Yang namanya ruang keluarga atau ruang tamu menjadi bagian terpenting juga di dalam setiap rumah. Maka dari itu, jangan sampai fatal untuk kalian bisa mendekorasi ruangan tersebut sebaik mungkin ya. Jika ada kesempatan lebih, maka mungkin saja kami akan memberitahu kalian bagaimana caranya menyusun dekorasi baik bagi ruang kerja kalian di rumah menurut style Scandinavian.

Keindahan Rumah Scandinavian dengan Tipe Modern dan Natural

Seperti biasa, kami balik lagi untuk membahas berbagai macam desain menarik dari Rumah islandia atau terkenalnya dengan Rumah Scandinavian. Ciri umum yang dimiliki oleh gaya rumah ini adalah minimalis dengan selalu mengedepankan adanya Estetika kerapihan + kegunaan dari Elemen penyusun didalamnya + pemakanan penambahan dari perlengkapan yang begitu sederhana. Desain dari rumah ini sendiri memiliki tujuan langsung untuk bisa menciptakan adanya hunian yang tidak hanya indah, namun benar-benar terasa nyaman dan fungsional secara otomatis adanya. 

Gaya dari Scandinavian ini ada pada pemakaian gaya Arsitekturnya Minimalisme yang tidak akan pernah merasa ketinggalan Zaman. Secara histori memang desain dari rumah ini menganut aliran yang sudah muncul pada abad ke 20 di negara-negara Skandinavia seperti di Swedia – Negara Norwegia –  Denmark – Islandia dan ditutup dengan Negara Finlandia. Untuk style dari desain rumah ini sendiri sudah berkembang sangat pesat masuk ke periode 1950 an. Memiliki keunikan sendiri dengan adanya ciri khas yang menerapkan langsung Ide Kunci Kesederhanaan, Minimalisme dan Efisiensi Fungsi. 

Disini Scandinavian memiliki desain utama yang begitu populer pada gaya Interior seperti halnya Model Furniture yang akan digunakan nantinya. Di dalam perkembangannya sendiri, desain tersebut sudah semakin merambah saja penerapannya pada barang-barang elektronik dan juga mobil. Telah dijelaskan juga sebelumnya, bahwa rumah dengan gaya Scandinavian ini menjadi aliran desain yang berfokus pada kesederhanaan dan pada fungsi penyusunannya. Gayanya sendiri seringkali memasukan bahan berunsur alami seperti halnya Material Kayu. 

Kenali Ciri Baik dari Rumah Scandinavian 

Apakah kalian orang Indonesia yang tertarik memakai gaya atau konsep rumah Scandinavian ini ? jika kalian benar-benar ingin menerapkan konsep dari desain rumah yang satu ini, maka ada baiknya kalian mengenali lebih jauh ciri-ciri baik dari pemakaian Konsep Rumah Scandinavian ini. Yuk langsung cek saja ciri-ciri yang bisa kalian temui pada bacaan artikel di bawah ini ! 

1.1 HARUS Mendapatkan Pencahayaan Alami yang Optimal 

Dari desain yang bisa kalian terapkan adalah rumah dengan posisi bukaan jendela yang dimiliki lebar, lalu mampu untuk menghubungkan ruang dalam rumah dengan lingkungan yang ada disekitarnya. Banyak sudah rumah dengan gaya Scandinavian ini memiliki jendela yang sangat besar hanya untuk memberikan kesan bahwa tidak memiliki batasan antara bagian dalam rumah dengan bagian luarnya. Selain memang memiliki karakter Filosofis yang sangat natural, bukaan jendela yang lebar ini sudah memiliki fungsi utama sebagai tempat masuknya cahaya alami tersebut. 

Rumah Scandinavian ini memiliki tata cahaya alami yang optimal, lalu menciptakan ruangan hunian ekstra nyaman dengan adanya pencahayaan yang terang. Ciri khas rumah dengan Gaya Scandinavian ini jauh lebih ramah lingkungan, sebab lebih irit dalam pemakaian listrik untuk lampu. Desain rumah yang mana sangat memanfaatkan adanya cahaya natural ini berangkat sudah dari ide bahwa cahaya matahari sudah merupakan hal yang sangat amat disukai orang-orang dari negara Skandinavia. Jadi tidak heran, jika negara-negara yang memakai konsep ini memiliki iklim dengan musim dingin yang panjang dan sedikit atau minim pencahayaan matahari. Sehingga, cahaya matahari menjadi hal yang sangat amat disukai. 

2.2 Rumah dengan Garis Tegas yang Rapi 

Mash seputar dengan dunia desain Rumah Scandinavian, yang mana rumah minimalist ini bisa terjadi disusun dari adanya gaya garis-garis tegas pada desain rumah tersebut yang sudah tertata dengan rapi. Dapat kalian lihat pada contoh dari gambar desain rumah Scandinavian ini minimalist sekali dari berbagai sumber yang ada ( jika nanti sempat, kami berikan gambar yang ada di atas artikel tersebut ). 

Fasad serta bagian rumah tersebut sudah dibentuk oleh penyusun dengan adanya garis tegas yang memang rapi. Bahasa desain yang hanya menggunakan garis tegas bersumber pada de kunci rumah minimalisme dengan mengutamakan kesederhanaan yang mutlak ! bahkan jika nantinya kalian bisa masuk ke dalam rumah Scandinavian, maka kalian akan melihat dinding-dinding polos dengan tempelan hiasan yang minim sekali adanya. 

3.3 Kebanyakan Menggunakan Material Alami

Tidak mungkin ketinggalan dong jika rumah scandinavian ini selalu memiliki ciri yang sangat khas sekali pada pemakaian dari elemen alam pada desainnya tersebut. Penggunaan dari bahan alam ini memang tidak selalu saja hadir pada rumah gaya Scandinavian, namun hal ini juga sudah merupakan salah satu ciri khas yang membedakan rumah minimalis pada umumnya dengan desain rumah Scandinavian itu sendiri memiliki filosofi yang dekat dengan lingkungan sekitar. 

Pada salah satu contoh gambar yang mungkin nanti kami berikan, adanya rumah dengan penambahan aksen kayu sebagai dindingnya yang menyelaraskan rumah ini bisa menyatu dengan alam sekitarnya. Dan pastinya ketika masuk ke dalam rumah Scandinavian sendiri akan menemukan banyak sekali ornamen yang terbuat dari kayu. Umum sekali pemakaian ini untuk lantai dan beberapa furniture. 

4.4 Rumah dengan Atap Bersudut atau Terdapat Cerobong Asap 

Rumah Scandinavian ini kental sekali akan permainan atap dengan desain Menanjak maupun Menurun. Desain atap ini memang sudah menjadi sebuah desain yang meniru pada bentuk lanskap alam serta hutan. Estetika yang sedemikian rupa ini sudah menunjukan adanya kedekatan orang dari negara Scandinavian dengan alam. Desain dari rumah Scandinavian ini memang memiliki keterkaitan yang unik sekali dengan alam. Mungkin saja ini dikarenakan kondisi dari lingkungan masyarakatnya yang masih berupa pedesaan, bahkan untuk awal abad ke 20 ketika kawasan lainnya di Eropa sudah mulai berubah menjadi perkotaan dan kawasan industri yang nyata. 

5.5. Sering menggunakan Warna Alami 

Karena Filosofi rumah Scandinavian ini adalah yang selalu selaras dengan alam. Maka desain rumahnya, banyak menggunakan warna-warna yang alami sehingga rumah akan terlihat begitu menyatu menjadi bagian langsung dari alam sekitarnya. Berbagai tanaman dan bunga-bunga juga kerap kali mampu untuk menghiasi rumah Scandinavian. Memberikan warna yang cerah dan kerap membuat suasana jauh lebih hidup. Warna terang yang mendominasi dari tanaman ini mampu melengkapi desain minimalis yang menyajikan warna netral sebagai latar dari rumah tersebut. 

6.6. Penggunaan dari Warna Hitam + Putih yang Kontras 

Rumah Scandinavian ini banyak sekali memakai sebuah skema permainan warna kontras, terutama sekali pada kombinasi dari warna cat Hitam maupun Putih yang begitu kontras pada warna kayu. Desain rumah dengan model ini akan nampak sangat unik dengan sebagian besar dari warna berwarna hitam. Namun harus dipastikan kembali, bahwa warna hitam ini tidak akan membuat aksen dari kayunya menjadi tenggelam. Justru dengan penggunaan dari warna hitam bisa menjadi kontras yang akan menonjolkan aksen dari kayu tersebut. 

Sebagai penutup : jangan lupa kalian harus memakai jendela dalam jumlah banyak. Sebab ini adalah karakteristik utama dari rumah scandinavian. Dengan adanya pemakaian jendela besar + banyak = menimbulkan kesan model rumah yang menghargai adanya ruang terbuka. Selain itu, panorama untuk melihat kebun-kebun yang asri di sekitar kalian akan jauh lebih sempurna lagi adanya.

Desain Dasar dalam Membangun Rumah Ala Scandinavian

Negara Islandia memang menjadi salah satu negara yang mana memiliki penduduk terjarang di Eropa. Sebab itulah, banyak sudah wilayah-wilayah yang kosong di Islandia ini. Namun apakah kalian sadar bahwa negara Islandia ini memiliki gaya atau desain interior dari rumahnya sangat amat unik dan juga sangat amat menarik ?! jadi desain rumah yang digunakan memang memakai konsep dari gaya yang minimalis dan menjadikan rumah kalian layaknya model rumah yang di idam-idamkan. Segala kelebihan yang memang dimiliki untuk diberikan kepada rumah yang kalian impikan ini tentu saja akan sangat amat sukses dan akan meminati model rumah itu sendiri. Desain-desain seperti situs sabung ayam s1288 ini ada pada perumahan yang memang berada di Islandia dengan desain minimalisnya dan juga sangat amat elegan sekali. Namun tetap saja menampilkan pandangan yang menawan bagi rumah itu sendiri. Kesan dari gaya orang-orang Eropa sana membuat sebagian masyarakat indonesia ingin mengikuti kepemilikan dari interior rumah yang digunakan. 

Dengan kalian memiliki rumah yang jauh lebih minimalist ini, tentu saja akan sangat amat elegan dan membuat orang nyaman berlama-lama di dalam rumah kalian tersebut. Dari simpel inilah yang berujung kesan kemewahan di dalamnya, namun tidak serta merta kalian bisa dengan mudah untuk menentukan adanya warna, bentuk serta beberapa perabotan untuk mengisi dalam rumah tersebut. 

Jangan hanya mengandalkan adanya gambar semata pada pemandangan rumah di Skandinavia, namun kalian juga membutuhkan sebuah struktur yang ada di negara tersebut. Kira-kira gaya seperti apa si yang bisa ditawarkan dari rumah Scandinavian ini ? 

 

Interior Rumah Scandinavian yang sangat Unik & Terbaru 

Adanya sebuah perkembangan mengenai sebuah teknologi yang ada di dunia ini memang bisa memudahkan banyak orang dalam mencari tahu mengenai berbagai macam Informasi atau mengenai berita-berita terbaru yang memang ingin kalian ketahui. Baik itu semua berasal dari informasi dalam negeri maupun dari luar negeri. Salah satunya dengan gaya interior yang bisa digunakan di Islandia dan tentu saja ini akan memudahkan kalian dalam menirukan sebuah gaya desain yang mana akan kalian gunakan selalu di dalam rumah kalian. 

Rumah dengan gaya Scandinavian ini berasal dari Eropa, yang tentu saja sudah banyak dikenal oleh orang Indonesia dan menjadikan salah satu patokan yang wajib sekali untuk bisa kalian gunakan dalam desain rumah tersebut. Akan tetapi, dari seiring perkembangan zaman, gaya interior rumah yang berada di Islandia ini selalu berubah ubah dan selalu menjadi jauh lebih modern lagi. Berikut ini adalah gaya dari konsep Interior rumah Scandinavian itu sendiri. 

 

Rumah Modern Islandia – Scandinavian 2 Lantai 

Ciri khas pertama yang sangat dimiliki oleh islandia atau dikhususkan ada di sana  adalah memiliki desain rumah dengan 2 lantai. Sudah diketahui, bahwa ciri khas dari rumah ini selalu saja memiliki 2 lantai pada pembangunan rumah tersebut. Lalu rumah bergaya Islandia atau bergaya Eropa selalu saja memiliki sebuah langit-langitnya yang sangat tinggi dan juga selalu saja terlihat jauh lebih luas dan lega yang rupanya akan membuat sebuah ciri yang khas dan interior yang sangat amat megah untuk dimiliki setiap masyarakat Islandia itu sendiri. 

Rumah dengan gaya Islandia ini sangat sejuk dan megah yang tentunya akan memiliki sebuah interior dalam menggunakannya banyak sekali dekorasi demi benda-bendanya yang biasanya berukuran sangat amat besar. Layaknya dari sebuah lukisan yang disertai pada penggunaan lampu gantung yang sudah terbuat  dari kristal dan memiliki ukurannya sendiri yang besar. Sehingga hal ini akan membuat gaya interior rumah tersebut menjadi terlihat mewah dan juga sangat amat luas. 

 

Rumah Gaya Scandinavian dengan Cerobong Asap 

Lalu gaya umum yang memang dimiliki oleh rumah Islandia seperti memiliki cerobong asap di dalamnya. Dikarenakan memang setiap masyarakat yang ada di Islandia selalu saja menggunakan Cerobong Asap. hal tersebut dikarenakan memiliki tujuan untuk bisa menghangatkan adanya suasana rumah yang umumnya ber derajat suhu 0 derajat. Tentu saja suhu ini akan cukup membekukan rumah kalian dan akan membuat suasana rumah menjadi sangat amat dingin dan juga tidak akan nyaman. Untuk bisa menghangatkan suhu ruangan yang ada di dalam rumah Islandia atau rumah Scandinavian yang umumnya akan membakar sebuah  kayu yang akan mengeluarkan api dan juga akan langsung dibakar dalam Cerobong Asap tersebut. 

Sehingga untuk asap dari pembakaran kayu ini tentunya akan keluar melalui cerobong asap dan juga tidak akan mengepulkan rumah yang mana memiliki cerobong asap tersebut. Jadi orang-orang yang ada di dalam rumah tersebut tidak akan merasakan sesak atau pengap sekali akibat dari pembakaran tersebut. bisa -bisa saja sih kalian gunakan konsep yang satu ini, namun lebih condong ke arah konsep biasanya saja ya guys. Sebab, di indonesia hanya ada 2 musim saja dan tidak memiliki musim salju sama sekali. 

 

Unsur Utama pada Konsep Rumah Scandinavian 

Dari unsur-unsur inilah, yang mana mendukung terciptanya dari desain rumah yang sudah bagus, rapi dan juga sangat Indah untuk bisa dipandangnya. Nah ke 3 unsur berupa : Simpel – Minimalis dan Fungsional sudah menjadikan karakteristik utama dari adanya desain Scandinavian yang sudah langsung terfokuskan kepada Simplicity serta sangat Functionality namun tetap saja mengusung dari tema yang sangat Indah dan juga sangat Aesthetically Pleasing. 

Misalnya saja dalam hal ini adanya pemilihan perabotan atau furniture bagi isian dalam ruangan rumah yang sudah ada. Barang-barang yang diambil juga sangatlah sederhana, lalu memiliki nilai dari kehalusan tanpa adanya Ornamen yang akan tetap  hidup tanpa adanya ornamen tambahan lainnya yang akan terlihat lagi modern serta Dinamis. 

Lalu mengenai adanya Palet warna, maak warna-warna yang biasanya ini akan dipilih langsung dalam desain rumah Skandinavia pada pemakaian warna netral atau warna Monokrom yang standar saja bisa kalian gunakan. Bisa dipadu padankan pad penggunaan Hitam Putih, Abu dan Coklat juga masih masuk. Warna yang dihadirkan ini akan menambah aksen, dan kalian bisa banget nih untuk mengkombinasikan warna-warna agar nantinya tercipta nuansa yang sangat amat hangat.

 

Menghemat adanya Biaya yang Dikeluar dalam Pembuatannya 

Nah untuk bisa mengusung rumah atau membangun rumah dengan ala-ala bagaikan Orang Scandinavian bisa menghemat budget yang kemungkinan sekali kalian akan bisa keluarkan dalam jumlah yang sangat amat besar. Jadi dengan penggunaan desain ini bisa sekali menghemat pada segala jenis pembiayaan yang tadinya kalian keluarkan dan juga akan tersimpan sebaik mungkin. 

Umumnya sih, penggunaan dari Interior rumah-rumah pada desain Scandinavian ini kerap kali dengan adanya penggunaan dari Kaca Bening. Dan hal ini memang sudah dimaksudkan agar nantinya kalian bisa memiliki rumah yang jauh lebih terkesan luas dan juga terang. Maka dari adanya kaca yang bening ini, jauh bisa memaksimalkan bagi para penghuninya tersebut untuk mudah dalam mendapatkan pencahayaan dari sinar matahari yang ada. Dan karena didasari langsung oleh pembuatan dari rumahnya yang memiliki jendela jauh lebih jernih tanpa harus lagi menggunakan Gorden atau tirai. Tapi jika memang ingin menambahkannya boleh pada penggunaan darui Gorden yang polos berwarna putih atau pastel soft. 

Sisanya, rumah dari konsep Scandinavian ini memiliki Saturasi yang sangat hangat. Lalu tidak lupa memiliki menara dan pilar di bagian depan, dan memiliki atap yang miring dan juga tinggi.

Hiasan Rumah Ala Interior Skandinavian

Konsep dasar dari rumah yang sudah berdesain langsung dari Skandinavia yang mana saat ini sudah dimulai menjadi sebuah dekorasi yang sudah sangat amat digemari oleh remaja-remaja yang ada di Indonesia. Nah jika memang kalian ini salah satu dari penggemar yang tertarik untuk membuat hiasan ala-ala Scandinavian, maka kalian harus membaca artikel yang satu ini sampai benar-benar tuntas. Pada sebuah prinsipnya sendiri, Scandinavian ini adalah sebuah style yang sudah mengutamakan langsung sisi fungsional tanpa harus benar-benar menghilangkan adanya sebuah sisi estetika dan keagungan dari sebuah ruangan. Dan hal ini sendiri nantinya bisa dilakukan dengan memadukan sebuah karakter warna yang benar-benar hangat, seperti adanya sentuhan kombinasi kayu dan juga warna putih atau warna-warna yang terkesan minimalis seperti pemakaian dari warna abu-abu dengan dicampur pada pemakaian warna putih. 

Membuat Sendiri Hiasan Interior Rumah Scandinavian 

Untuk saat ini, furniture pendukung rumah ala Scandinavian juga sudah bisa ditemukan pada home Depot yang sudah ada disekitar kalian. Namun biasanya yang akan dijual ini harganya jauh lebih relatif mahal. Lalu bagaimana dengan konsep dari ruangan rumah kalian dengan adanya dekorasi dari Skandinavia ini yang mengandalkan pemakaian dari Budget Minimalis ? ya jawabannya pada penggunaan atau dari Metode DIY atau do it yourself. Artinya disini memang kalian harus bisa membuat sendiri berbagai macam hiasan pendukung lainnya. Dan disini kalian nantinya bisa melakukan semua itu dirumah dengan adanya bahan-bahan yang lebih mudah untuk bisa kalian temukan di sekitar kalian tersebut. 

Ada beberapa yang mana bisa dijadikan sebagai sebuah hiasan pendukung Scandinavian Interiornya. Seperti halnya pada penggunaan dari : Rak Gantung, Gorden yang Polos, Tulisan jauh lebih Minimalis yang terdapat di Dinding, lalu Pot Tanaman, Makrame serta  Dreamcathcher. Semuanya ini bisa kalian buat sendiri dengan cara bahan yang seadanya. Bagaimana caranya itu ? mari simak atas uraian tersebut !

 

Memulai dengan Pot Tanaman Hias 

Kalian bisa memulainya dengan gelas minum pada bentuk yang unik dan juga bisa kalian temukan di dapur atau pada sebuah jar bekas selai yang nantinya bisa kalian jadikan sebuah Pot Tanaman. Dari pemakaian kedua benda ini nantinya sangat amat cocok sekali bisa kalian tempatkan langsung di dalam kamar tidur kalian. 

Tinggal saja ini semua ditambahkan dengan adanya penggunaan batu koral yang mana bisa kalian dapatkan langsung dari toko kerajinan atau dari toko ikan dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Serta jangan lupa juga, untuk kalian mengisinya dengan menggunakan sebuah tanaman hias seperti halnya daun Monstera atau pada penggunaan dari pohon Calathea yang kecil di dalamnya. Jika memang kalian ingin jauh lebih simpel, maka masukan saja setangkai bunga kering yang ada di dalam penempatan tersebut.

 

Membuat Rak Dinding Sendiri 

Jadi rak dinding yang digunakan adalah rak berwarna putih dan menjadi sebuah reuse yang nantinya bisa kalian dapatkan dengan mudah melalui laci bekas yang bisa kalian pilox langsung dengan menggunakan adanya cat berwarna putih. Caranya sendiri dengan kalian menyiapkan laci bekas dan pilox yang berwarna putih saja. Kenapa mesti putih ? karena dalam hal ini tipe rumah Scandinavian sendiri berbahan dasar warna Putih atau Abu-Abu yang benar-benar soft. Yang mana kemudian kalian lepas rel pada laci, yang kemudian bersihkan kembali pada permukaan laci lalu Pilox Laci ini dengan full warna yang putih. 

Sisa dari Piloxnya sendiri bisa kalian Gunakan hanya untuk mewarnai beberapa macam Furniture seperti halnya keranjang, lalu baju-baju kotor atau adanya peralatan kecil dan yang lainnya. Pasti hal inilah yang nantinya menghasilkan sesuatu untuk dapat memperkuat sebuah kesan Scandinavian Interior yang putih dan akan terlihat hangat. 

 

Membuat Sebuah Makrame 

Hanay untuk membuat adanya sebuah makrame saja, maka caranya sendiri cukup mudah yang mana kalian nantinya hanya membutuhkan dahan kayu kering. Dan disini kalian bisa mendapatkannya dari pohon yang ada di sekitar rumah kalian atau jika kalian inginkan, maka disini kalian bisa membuatnya sendiri hanya dengan bantuan dari sumpit kayu. Gunakan juga sebuah benang kasur atau menggunakan adanya tali katun dalam membuat sebuah tali Makrame itu sendiri. Jika kalian waktu semasa sekolah tidak pernah meninggalkan adanya pelajaran Pramuka, pasti akan tahu bagaimana cara dalam menyimpulkan benang tersebut. Jika memang kalian tidak begitu ahli, maka disini kalian bisa menemukannya pada tutorial melalui Youtube atau pada gambar-gambar yang ada di Platform Pinterest. 

 

Membuat Rak Dinding yang Minimalis 

Part ini menjadi sebuah part yang paling mudah sekali untuk bisa kalian gunakan dalam menambahkan interior Scandinavian itu sendiri. Maka disini kalian bisa menemukan papan lapis yang sudah tidak akan terpakai sebelumnya, lalu desain tulisan yang kalian inginkan ada di Software desain seperti halnya pada penggunaan dari Corel Draw atau pada penggunaan dari Photoshop. 

Beri saja sebuah ukuran sesuai dengan papan lapis yang nantinya bisa kalian temukan. Jangan lupa untuk kalian print bahan stiker yang kemudian bisa kalian tempelkan di papan tersebut dan jadilah sebuah hiasan dinding ala-ala orang Skandinavia yang kalian inginkan. Jika memang tidak ada papan lapis maka kalian juga bisa menggunakan media apapun itu yang menurut kalian mampu dalam menggantikannya. Dan tak hanya tulisan saja, dalam hal ini kalian juga bisa langsung mencetak adanya gambar bagi hiasan dinding yang ada. 

 

Pemakaian pada Gorden Polos 

Rata-rata orang Skandinavia memakai Gorden dengan bentukan putih polos dan harganya juga dari kisaran Rp. 150.000 atau mengikuti berapa besar ukuran jendela yang kalian miliki. Caranya juga mudah, kalian tinggal membeli sebuah kain katun yang warnanya putih atau warnanya sendiri putih tulang yang sudah seukuran dengan Jendela kamar kalian. Lalu dalam hal ini kalian bisa menjahit  pada bagian atas, samping, dan juga pada bagian bawahnya. Tinggal mengedipkan mata, maka jadi deh gorden Minimalis ala Interior dari Skandinavia itu sendiri. 

Selain itu, dalam hal ini juga nantinya kalian bisa menggunakan sprei berwarna polos atau karpet yang berwarna polos juga demi menambahkan sebuah kesan Scandinavian itu sendiri di dalam Interior ruangan kalian. Tambahan lainnya, seperti lampu tumblr yang berwarna Putih bisa mendukung hadirnya suasana yang jauh lebih hangat untuk bisa kalian ciptakan sendiri. 

 

Pemakaian Cermin Bulat 

Cermin memang sudah menjadi elemen dekorasi yang sangat amat menarik di dalam rumah. Benda ini juga akan menyatu dengan segala macam bentuk atau konsep desain, termasuk pada pemakain desain ala-ala Scandinavian. Kalian juga bisa dalam hal ini memesan sebuah cermin bulat di beberapa Marketplace dan kemudian kalian cat kembali dengan adanya warna grey atau pada penggunaan dari warna putih netral. Cermin ini sendiri nantinya akan membuat kesan rumah tersebut jadi jauh lebih menarik dan umumnya diameter yang digunakan hanya sebesar 55 cm saja ya guys. Setidaknya bisa kalian pajang di ruang tamu tepat diatas TV, atau di dinding kamar tidur  tepat di seberang peletakan kasur   atau di depan kasur yang kalian miliki. Tidak ketinggalan sebagai pemanis tambahan juga diberikan saja jam dinding dengan ukuran 30 cm yang bergaya Scandinavian berbahan dasar plastik dengan warna hitam yang kontras asal dinding yang kalian miliki putih khas Scandinavian punya.

Sosok Desainer Gaya Scandinavian

Jika kita saat ini bicara tentang sebuah konsep desain rumah atau sebuah desain interior scandinavian, tentunya akan lebih lengkap rasanya jika kita kenal lebih jauh dengan beberapa sosok desainer dunia yang telah dikenal dengan gaya scandinaviannya berikut ini. Desain rumah ala scandinavian, adalah rumah yang memiliki sebuah ciri khas dengan dinding berwarna putih, lantai kayu, dan berbagai furniture modern. Gaya ini nantinya akan memberikan sebuah kesan rapi serta bersih. Gaya ini adalah gaya yang berasal dari negara Nordik yang termasuk juga dengan negara Denmark, Finlandia, Swedia, Islandia, Greenland, dan juga negara Norwegia, desain interior ala scandinavian ini sudah ada dan juga muncul sejak pertengahan tahun 1950-an.

Sosok Desainer Gaya Scandinavian

Meskipun gaya ini memiliki banyak sekali kesamaan dengan latar belakang sejarah maupun juga budaya, negara-negara pemeran sbobet tersebut juga memiliki sejumlah perbedaan yang ada di dalam banyak hal. Namun, sebagian besar negara tersebut juga memiliki gaya desain rumah dan juga desain interior yang sama, yaitu desain ala scandinavian. Dari beberapa negara tersebut, ternyata ada tiga sosok desainer yang mendunia karena desain dan gaya scandinavian yang merupakan ciri khas dari negara-negara Nordik, baik di dalam bidang arsitektur, di dalam interior, maupun juga dalam furnitur. Yuk kenalan lebih dekat dengan desainer interior ala scandinavian berikut ini.

1. Ingvar Kamprad

Apabila anda sekarang ini masih bingung kira-kira dimana anda dapat menemukan berbagai macam furniture Scandinavian ? Maka datang saja ke IKEA, yang merupakan sebuah perusahan ritel furnitur yang sudah sangat mendunia. Ingvar Feodor Kamprad dirinya merupakan pendiri IKEA yang juga salah satu dari pebisnis sukses yang ada di dunia. Dirinya lahir pada tanggal 30 Maret 1926 di sebuah lahan pertanian kecil yang bernama Elmtaryd yang berada di dekat desa Agunnaryd, di Swedia.

Sejak kecil Ingvar yang juga telah memiliki sebuah kegemaran untuk berjualan. Pada saat di usia enam tahun, ia yang sudah mulai untuk menjual korek api dan di usianya yang ke sepuluh ia pun berhasil menjual sebuah dekorasi Natal, ikan dan alat tulis dengan menggunakan sepedanya untuk dapat berkeliling di sekitar area dalam tempat tinggalnya. Lalu saat usianya yang ke-17, ayahnya yang memberikan berupa hadiah sejumlah uang atas prestasinya yang ia raih disekolah, dimana pada saat itu ia menderita disleksia. Hadiah tersebut kemudian ia gunakan untuk memulai sebuah bisnis yang kemudian ia beri nama IKEA, yang merupakan sebuah singkatan dari “Ingvar Kamprad dari Elmtaryd, Agunnaryd.”

Desain furnitur milik Ingvar juga dikategorikan sebagai sebuah furniture scandinavian karena modelnya yang sangat sederhana dan biasanya dibuat dari kayu, namun masih terlihat tetap modern. IKEA, yang merupakan sebuah perusahaan yang didirikan di Swedia, kemudian berkembang sangat pesat ke Norwegia, Denmark, serta berbagai negara-negara lain yang ada di dunia, dan hingga hari ini IKEA telah memiliki lebih dari 300 outlet yang ada di 38 negara. Ingvar kemudian meninggal dunia di usianya yang ke-91 yaitu pada tanggal 27 Januari 2018.

2. Alvar Aalto

Mendapat sebuah julukan sebagai “Bapak Modernisme,” begitulah julukan yang disematkan untuk Alvar Aalto di dalam beberapa negara-negara Nordik. Arsitek sekaligus juga merupakan seorang desainer Finlandia yang merupakan kelahiran 3 Februari 1898 ini menyelesaikan sebuah pendidikannya pada arsitekturnya di Helsinki Institute of Technology, yang saat ini telah menjadi bagian dari Aalto University. Istri Alvar Aalto, yang juga merupakan seorang arsitek bernama Aino Marsio, juga merupakan salah satu dari seorang pionir desain scandinavian, yang lebih fokus kepada bidang desain interior.

Alvar yang memiliki sebuah prinsip desain yang ramah bagi pengguna dan juga menjunjung nilai fungsional. Ciri khas desainnya sendiri adalah nilai estetika yang sangat tinggi, karena Alvar memperlakukan setiap karyanya sebagai sebuah karya seni namun tetap fungsional. Sejak akhir tahun 1930, Alvar yang kemudian mengubah bentuk desainnya menjadi bentuk-bentuk organik. Juga dibuat dengan material alami yang memberikan sebuah kebebasan lebih dalam penataan ruang. Unsur-unsur tersebut juga tergolong ke dalam sebuah desain rumah scandinavian yang terkesan lapang, bersih, dan juga rapi, serta efisien, serta mengandung berbagai macam unsur alam. Alvar memiliki sebuah museum yang berada di Finlandia, museum ini adalah museum yang beroperasi di dua kota yaitu Jyväskylä dan Helsinki. Museum Alvar Aalton yang juga berada di yväskylä merupakan sebuah museum yang berisikan koleksi, juga informasi mengenai arsitektur serta desain.

Koleksi yang ada dalam museum tersebut, hampir berjumlah 1.500 buah yaitu berupa furnitur, pencahayaan, benda-benda seni dengan material kaca dan benda lainnya yang didesain oleh pasangan suami-istri Aalto. Tidak hanya furniture yang unik, museum tersebut juga ternyata telah menyimpan semua jenis model benda yang diproduksi secara massal, serta beberapa prototipe. Selain itu, ada pula sebuah lukisan karya Alvar dan juga lebih dari 30 model dengan bangunan milik Alvar. Di Museum ini anda nantinya juga bisa menemukan sekitar 200.000 gambar dan dokumen asli yang di buat langsung oleh Alvar, termasuk juga dengan foto dan arsip surat kabar yang berkaitan dengan menggunakan desain karya Aalto.

3. Hans Jørgensen Wegner

Desain interior scandinavian yang juga ternyata tidak bisa lepas dari furnitur ala scandinavian, terutama yaitu kursi. Inilah Master of Chair sekaligus juga orang yang merupakan desainer furnitur yang berasal dari Denmark, Hans Jørgensen Wegner. Semasa hidupnya, ia yang sudah berhasil menciptakan hampir 500 desain kursi. Dari desain kursi yang di buat tersebut, banyak di antaranya dianggap sebagai masterpiece. Satu desain kursinya yang juga paling fenomenal adalah Wishbone Chair, dimana desain tersebut terus diproduksi sejak tahun 1950-an bahkan hingga saat ini. Kursi tersebut juga merupakan sebuah furnitur scandinavian yang dapat menyempurnakan sebuah desain interior scandinavian yang anda inginkan untuk hunian anda.

Latar belakang Hans adalah seorang pembuat lemari. Namun, dirinya kemudian mengawali karirnya sebagai seorang desainer saat ia mendesain sebuah furniture untuk Aarhus City Hall. Setelah dirinya diajak oleh arsitek sekaligus juga desainer, Arne Jacobsen dan juga Erik Møller. Di saat yang bersamaan juga, Hans juga berkolaborasi dengan ahli para pembuat lemari, yang akhirnya membawa sebuah desain furniture segar bagi warga Denmark di Copenhagen Cabinet Makers’ Guild Exhibitions.

Satu hal yang juga selalu ditekankan oleh Hans adalah dalam setiap pembuatannya furniturnya adalah menunjukkan sebuah inner soul dari setiap furniture untuk melalui sebuah tampilan luar yang cukup simple, namun masih tetap fungsional. Memiliki sebuah langkah awal sebagai seorang pembuat lemari, Hans juga mampu memadukan sebuah teknik pertukangannya dengan mementingkan sebuah nilai presisi dengan sebuah kecantikan dalam bentuknya.

Demikian itulah beberapa desainer ternama yang sudah memperkenalkan desain interior ala Scandinavian yang saat ini sudah sangat dikenal oleh dunia. Orang-orang tersebut yang membawa ide interior ala Scandinavian sehingga dapat diterima dengan baik seperti sekarang ini. Bagaimana, apakah anda salah satu orang yang juga suka dengan interior ala Scandinavian ini?