Mengenal Gaya Desain Interior Skandinavia

Desain interior Skandinavia atau bisa juga dikatakan dengan Scandinavian interior yang merupakan salah satu konsep interior yang sangat populer yang sangat digemari juga oleh kebanyakan orang. Penampilan yang disajikan begitu sederhana dan juga sangat elegan yang dimana membuat orang terpincut dengan gaya desain rumah yang menggunakan gaya interior seperti itu.

Gencarnya sebuah promosi akan gaya Skandinavia juga sangat selaras dengan semakin populernya juga IKEA sebagai salah satu produsen dan juga retailer yang paling terbesar akan perabot-perabotan khas dari negara Nordik. Terlepas dari itu semua, masih banyak yang belum diketahui secara menyeluruh mengenai seperti apa sebenarnya gaya desain interior Skandinavia. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai desain interior Skandinavia.

 

Apa Itu Skandinavia?

Skandinavia sebenarnya merujuk pada sebuah semenanjung di bagian Eropa utara. Skandinavia sendiri mencakup Negara-negara seperti Swedia, Finlandia, Greenland, Islandia, Svalbard, Denmark, dan juga Norwegia. Negara-negara tersebut juga dikenal dengan sebutan Negara-negara Nordik. Mereka terkenal dengan iklimnya yang lumayan ekstrim, kualitas pendidikannya yang mumpuni, dan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakatnya paling terbaik di dunia.

Apa itu negara Skandinavia? - Quora

Di bidang pendidikan dan kualitas hidup, negara-negara Nordik ini memiliki prinsip yang menjadikan mereka dapat tampil beda dengan tetap menjaga dan mempertahankan kualitas serta ciri khas yang mereka punya. Salah satu yang membedakan negara-negara Scandinavian dengan negara lainnya adalah prinsip hidup yang mereka anut atau percayai. Prinsip hidup utama yang dimaksud adalah less is more.

Less is more ini menekankan untuk memilih kualitas dibandingkan kuantitas. Kuantitas boleh kalah, tetapi kualitas haruslah jadi nomor satu. Jika kita coba membandingkan dengan negara lain, semisal Amerika Serikat misalnya, prinsip dari Negara-negara Skandinavia ini sangat terasa perbedaannya. Dimana kebanyakan warga Negara Amerika Serikat lebih mempercayai bahwa more is more, yang juga menjadi salah satu prinsip yang banyak dianut di Indonesia. Mereka percaya bahwa kuantitas adalah segala-galanya.

 

Awal Mula Adanya Konsep Skandinavia

Gaya dari desain Skandinavia ini pertama kali muncul pada awal abad ke-20 dan kemudian gaya desain tersebut merembak di tahun 1950-an. Pada periode tersebut, para desainer yang dari berbagai Negara yang ada di Eropa memiliki sebuah tujuan yang sama untuk menginovasi dan memodernkan berbagai gagasan desain agar menjadi tren baru di kemudian hari. Di sinilah desainer-desainer Skandinavia mulai mengembangkan gagasan desain yang lebih mengutamakan fungsi namun tanpa mengabaikan aspek estetika dari sebuah produk desain.

7 Ciri Khas Scandinavian Interior yang Sedang Ngehits!

Tidak lama setelah itu, konsep arsitektur Skandinavia pun mulai diperkenalkan di berbagai pameran-pameran desain. Salah satunya di ekshibisi Design in Scandinavia yang diselenggarakan oleh Museum Brooklyn pada tahun 1954. Selain eksibisi di Brooklyn, desainer-desainer Scandinavian pun banyak menggelar pameran di tempat lain, terutama di Amerika Serikat dan Kanada pada rentang tahun 1954 hingga 1957. Salah satu hal penting yang terus dipromosikan oleh mereka adalah cara hidup Skandinavia yang mengutamakan keindahan, kesederhanaan, dan gagasan desain yang bersih. Eksibisi-eksibisi ini pulalah yang pada akhirnya memiliki peran signifikan dalam mengenalkan dan mempopulerkan konsep desain Skandinavia dan mempengaruhi perkembangan desain di Amerika Utara dan Eropa. Mulai tersebar luas di sekitar tahun 1950-an, sebenarnya para desainer Skandinavia telah memberikan sumbangsih besar bagi perkembangan gaya desain ini sejak tahun 1930-an. Beberapa nama terkenal yang pantas disebut diantaranya Alvar Aalto, Arne Jacobsen, Borge Mogensen, Hans J. Wegner, Verner Panton, Poul Henningsen, dan Maija Isola. Mereka semua telah memberikan gambar model dan juga memberikan prinsip nilai yang masih menginspirasi gagasan desain Scandinavian saat ini yaitu : daya tahan, fungsionalitas, dapat diandalkan, dan juga kesederhanaan.

 

Ciri Khas dari Desain Skandinavia

Saat pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat dan Kanada, prinsip dan cara orang-orang Skandinavia hiduplah yang menjadi poin penting utama yang tampak pada keseluruhan gagasan desain Scandinavian.

Desain Gaya Scandinavia - ARSITAG

Cara hidup masyarakat Skandinavia ini, yang akhirnya berpusat dalam desain mereka yang terkenal, adalah; indah, sederhana, bersih, serta terinspirasi dari alam dan iklim. Selain itu, aksesibilitas juga menjadi pertimbangan penting lainnya, di mana semua bahan baku haruslah dapat dengan mudah diakses dan tersedia untuk semua kalangan. Hal tersebutlah yang nampak dan terlihat sangat dominan dalam desain-desain rumah ala Skandinavia. Jika kita mencoba untuk menyimpulkan kedalam beberapa poin, inilah ciri khas yang dimiliki oleh desain interior Skandinavia diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Berhubungan Erat dengan Alam

Desain rumah di Negara Nordik terbangun dari prinsip yang berfokus pada keindahan, kesederhanaan, dan kebersihan. Tidak mengherankan, jika model rumah-rumah ini cenderung tidak terlalu jomplang dari satu rumah ke lainnya. Desain rumah Skandinavia juga terbangun dari situasi iklim di Negara mereka yang seringkali tidak bersahabat. Iklim yang sangat dingin menyebabkan desain rumah haruslah fungsional sekaligus nyaman di saat bersamaan dengan penggunaan furniture seminimal mungkin. Salah satu bahan alam yang sering digunakan untuk kebutuhan interior maupun eksterior rumah adalah kayu. Kayu sendiri merupakan elemen bangunan rumah yang bisa memberikan kesan alami dan hangat.

6 Konsep Desain Interior Skandinavia | Desain Rumah

Pemilihan elemen kayu biasanya diaplikasikan pada bagian lantai, langit-langit, maupun furniture. Material kayu yang digunakan pun lebih sering dibiarkan senatural mungkin dan menggunakan warna-warna yang tidak terlalu mencolok. Hal ini ditujukan untuk memberikan kesan alami yang kuat.

  • Memprioritaskan Fungsi dan Nilai Estetika

Jika ada ciri yang paling kentara dalam desain rumah Skandinavia adalah pengutamaan pada fungsi dan nilai estetika. Desainer-desainer Skandinavia lebih tertarik untuk memproduksi produk atau furniture yang fungsional dengan daya tahan yang lama dan harga yang efisien tanpa mengacuhkan keindahan dari model dan rancangannya. Jika kalian pernah berkunjung ke retail IKEA, kalian bisa perhatikan bagaimana produk-produk mereka dirancang fungsional, tahan lama, dan menampakkan kesan natural.

Coba Deh, Aplikasikan Desain Skandinavia untuk Rumah Kamu | Rumah123.com

Konsep dan rancangan perabotan milik mereka benar-benar dirancang untuk mengedepankan fungsi. Terlihat simpel, minimalis, tetapi dengan penampilan yang cukup estetik.

  • Memaksimalkan Tata Letak Furniture

Ciri khas lainnya dari desain Skandinavia adalah soal tata letak furniture. Guna mendapatkan rasa nyaman yang maksimal serta visual ruangan yang tetap ciamik, tata letak yang maksimal bisa memberikan keleluasaan ruang gerak bagi penghuni. Dengan konsep yang berusaha untuk memanfaatkan semua space yang tersedia, pemilihan furniture pun biasanya cenderung minim detail. Hal ini melahirkan kesan ruangan yang rapi dan sederhana. Perabot yang digunakan juga memiliki keselarasan dan keseimbangan pada warna. Pilihan warna netral adalah yang paling dominan digunakan. Sementara untuk aksesori, dekorasi rumah gaya skandinavia tidak menampakan kerumitan. Ia sangat simpel, tetapi tetap elegan dan gaya.

  • Bukaan yang Besar

Bukaan besar menjadi salah satu ciri khas selanjutnya dari gaya desain Skandinavia. Sedikitnya sinar matahari yang terpancar pada musim dingin di Negara-negara Nordik ini menyebabkan bukaan besar menjadi salah elemen arsitektural terpenting yang harus diperhatikan. Jendela besar memungkinkan cahaya matahari dapat masuk secara sempurna ke dalam rumah. Selain itu, sirkulasi udara pun akan terasa sangat maksimal. Bukaan besar ini pulalah yang menjadi rahasia kecil kenapa rumah-rumah ala Skandinavia bisa tampak sangat terang, lapang, dan nyaman.

  • Didominasi dengan Warna Netral

Warna cat putih, abu-abu, dan krem adalah warna-wrana yang sering digunakan dalam konsep interior Skandinavia. Seperti sempat disinggung sebelumnya, warna netral menjadi yang paling dominan digunakan dalam rumah-rumah Skandinavia. Dan pemilihan warna netral ini bukan tanpa sebab. Warna netral sengaja digunakan sebagai skema warna utama karena kemampuannya untuk menjadikan ruangan terasa lebih luas, lapang, dan cerah.

Jasa Kontraktor Interior Tangerang | Berkenalan dengan konsep interior  rumah bergaya Scandinavian | 081287777381

Meski begitu, warna-warna pastel dan warna terang lainnya semisal biru muda dan coklat muda, juga banyak digunakan meski hanya sebagai aksen saja. Hal ini untuk menjadikan interior rumah skandinavia terasa lebih berwarna dan lebih hidup.