Sosok Desainer Gaya Scandinavian

Jika kita saat ini bicara tentang sebuah konsep desain rumah atau sebuah desain interior scandinavian, tentunya akan lebih lengkap rasanya jika kita kenal lebih jauh dengan beberapa sosok desainer dunia yang telah dikenal dengan gaya scandinaviannya berikut ini. Desain rumah ala scandinavian, adalah rumah yang memiliki sebuah ciri khas dengan dinding berwarna putih, lantai kayu, dan berbagai furniture modern. Gaya ini nantinya akan memberikan sebuah kesan rapi serta bersih. Gaya ini adalah gaya yang berasal dari negara Nordik yang termasuk juga dengan negara Denmark, Finlandia, Swedia, Islandia, Greenland, dan juga negara Norwegia, desain interior ala scandinavian ini sudah ada dan juga muncul sejak pertengahan tahun 1950-an.

Sosok Desainer Gaya Scandinavian

Meskipun gaya ini memiliki banyak sekali kesamaan dengan latar belakang sejarah maupun juga budaya, negara-negara pemeran sbobet tersebut juga memiliki sejumlah perbedaan yang ada di dalam banyak hal. Namun, sebagian besar negara tersebut juga memiliki gaya desain rumah dan juga desain interior yang sama, yaitu desain ala scandinavian. Dari beberapa negara tersebut, ternyata ada tiga sosok desainer yang mendunia karena desain dan gaya scandinavian yang merupakan ciri khas dari negara-negara Nordik, baik di dalam bidang arsitektur, di dalam interior, maupun juga dalam furnitur. Yuk kenalan lebih dekat dengan desainer interior ala scandinavian berikut ini.

1. Ingvar Kamprad

Apabila anda sekarang ini masih bingung kira-kira dimana anda dapat menemukan berbagai macam furniture Scandinavian ? Maka datang saja ke IKEA, yang merupakan sebuah perusahan ritel furnitur yang sudah sangat mendunia. Ingvar Feodor Kamprad dirinya merupakan pendiri IKEA yang juga salah satu dari pebisnis sukses yang ada di dunia. Dirinya lahir pada tanggal 30 Maret 1926 di sebuah lahan pertanian kecil yang bernama Elmtaryd yang berada di dekat desa Agunnaryd, di Swedia.

Sejak kecil Ingvar yang juga telah memiliki sebuah kegemaran untuk berjualan. Pada saat di usia enam tahun, ia yang sudah mulai untuk menjual korek api dan di usianya yang ke sepuluh ia pun berhasil menjual sebuah dekorasi Natal, ikan dan alat tulis dengan menggunakan sepedanya untuk dapat berkeliling di sekitar area dalam tempat tinggalnya. Lalu saat usianya yang ke-17, ayahnya yang memberikan berupa hadiah sejumlah uang atas prestasinya yang ia raih disekolah, dimana pada saat itu ia menderita disleksia. Hadiah tersebut kemudian ia gunakan untuk memulai sebuah bisnis yang kemudian ia beri nama IKEA, yang merupakan sebuah singkatan dari “Ingvar Kamprad dari Elmtaryd, Agunnaryd.”

Desain furnitur milik Ingvar juga dikategorikan sebagai sebuah furniture scandinavian karena modelnya yang sangat sederhana dan biasanya dibuat dari kayu, namun masih terlihat tetap modern. IKEA, yang merupakan sebuah perusahaan yang didirikan di Swedia, kemudian berkembang sangat pesat ke Norwegia, Denmark, serta berbagai negara-negara lain yang ada di dunia, dan hingga hari ini IKEA telah memiliki lebih dari 300 outlet yang ada di 38 negara. Ingvar kemudian meninggal dunia di usianya yang ke-91 yaitu pada tanggal 27 Januari 2018.

2. Alvar Aalto

Mendapat sebuah julukan sebagai “Bapak Modernisme,” begitulah julukan yang disematkan untuk Alvar Aalto di dalam beberapa negara-negara Nordik. Arsitek sekaligus juga merupakan seorang desainer Finlandia yang merupakan kelahiran 3 Februari 1898 ini menyelesaikan sebuah pendidikannya pada arsitekturnya di Helsinki Institute of Technology, yang saat ini telah menjadi bagian dari Aalto University. Istri Alvar Aalto, yang juga merupakan seorang arsitek bernama Aino Marsio, juga merupakan salah satu dari seorang pionir desain scandinavian, yang lebih fokus kepada bidang desain interior.

Alvar yang memiliki sebuah prinsip desain yang ramah bagi pengguna dan juga menjunjung nilai fungsional. Ciri khas desainnya sendiri adalah nilai estetika yang sangat tinggi, karena Alvar memperlakukan setiap karyanya sebagai sebuah karya seni namun tetap fungsional. Sejak akhir tahun 1930, Alvar yang kemudian mengubah bentuk desainnya menjadi bentuk-bentuk organik. Juga dibuat dengan material alami yang memberikan sebuah kebebasan lebih dalam penataan ruang. Unsur-unsur tersebut juga tergolong ke dalam sebuah desain rumah scandinavian yang terkesan lapang, bersih, dan juga rapi, serta efisien, serta mengandung berbagai macam unsur alam. Alvar memiliki sebuah museum yang berada di Finlandia, museum ini adalah museum yang beroperasi di dua kota yaitu Jyväskylä dan Helsinki. Museum Alvar Aalton yang juga berada di yväskylä merupakan sebuah museum yang berisikan koleksi, juga informasi mengenai arsitektur serta desain.

Koleksi yang ada dalam museum tersebut, hampir berjumlah 1.500 buah yaitu berupa furnitur, pencahayaan, benda-benda seni dengan material kaca dan benda lainnya yang didesain oleh pasangan suami-istri Aalto. Tidak hanya furniture yang unik, museum tersebut juga ternyata telah menyimpan semua jenis model benda yang diproduksi secara massal, serta beberapa prototipe. Selain itu, ada pula sebuah lukisan karya Alvar dan juga lebih dari 30 model dengan bangunan milik Alvar. Di Museum ini anda nantinya juga bisa menemukan sekitar 200.000 gambar dan dokumen asli yang di buat langsung oleh Alvar, termasuk juga dengan foto dan arsip surat kabar yang berkaitan dengan menggunakan desain karya Aalto.

3. Hans Jørgensen Wegner

Desain interior scandinavian yang juga ternyata tidak bisa lepas dari furnitur ala scandinavian, terutama yaitu kursi. Inilah Master of Chair sekaligus juga orang yang merupakan desainer furnitur yang berasal dari Denmark, Hans Jørgensen Wegner. Semasa hidupnya, ia yang sudah berhasil menciptakan hampir 500 desain kursi. Dari desain kursi yang di buat tersebut, banyak di antaranya dianggap sebagai masterpiece. Satu desain kursinya yang juga paling fenomenal adalah Wishbone Chair, dimana desain tersebut terus diproduksi sejak tahun 1950-an bahkan hingga saat ini. Kursi tersebut juga merupakan sebuah furnitur scandinavian yang dapat menyempurnakan sebuah desain interior scandinavian yang anda inginkan untuk hunian anda.

Latar belakang Hans adalah seorang pembuat lemari. Namun, dirinya kemudian mengawali karirnya sebagai seorang desainer saat ia mendesain sebuah furniture untuk Aarhus City Hall. Setelah dirinya diajak oleh arsitek sekaligus juga desainer, Arne Jacobsen dan juga Erik Møller. Di saat yang bersamaan juga, Hans juga berkolaborasi dengan ahli para pembuat lemari, yang akhirnya membawa sebuah desain furniture segar bagi warga Denmark di Copenhagen Cabinet Makers’ Guild Exhibitions.

Satu hal yang juga selalu ditekankan oleh Hans adalah dalam setiap pembuatannya furniturnya adalah menunjukkan sebuah inner soul dari setiap furniture untuk melalui sebuah tampilan luar yang cukup simple, namun masih tetap fungsional. Memiliki sebuah langkah awal sebagai seorang pembuat lemari, Hans juga mampu memadukan sebuah teknik pertukangannya dengan mementingkan sebuah nilai presisi dengan sebuah kecantikan dalam bentuknya.

Demikian itulah beberapa desainer ternama yang sudah memperkenalkan desain interior ala Scandinavian yang saat ini sudah sangat dikenal oleh dunia. Orang-orang tersebut yang membawa ide interior ala Scandinavian sehingga dapat diterima dengan baik seperti sekarang ini. Bagaimana, apakah anda salah satu orang yang juga suka dengan interior ala Scandinavian ini?